Seputar Ekonomi

Wabup Pimpin Upacara SMK TKM

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH bertindak sebagai inspektur upacara dalam upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK TKM Teknik Taman Siswa Purworejo, di halaman SMK setempat hari ini Senin (16/7). Turut dalam upacara Kepala Sekolah SMK TKM Teknik Taman Siswa Purworejo Ki Gandung Ngadino SPd, semua guru dan siswa.  

Dalam sambutannya Yuli Hastuti menyampaikan selamat kepada siswa siswi yang diterima dan bergabung dalam keluarga besar SMK Taman Siswa Purworejo. Karena sekolah ini merupakan salah satu asset penting bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kabupaten Purworejo.

“Proklamator kita, Bung Karno, pernah mengatakan “Beri aku 10 orang pemuda, niscaya akan kugoncangkan dunia!”. Ini mengingatkan kita akan kedahsyatan perubahan yang dapat dilakukan oleh pemuda dalam bidang apapun, baik itu politik, sosial budaya, maupun ekonomi. Sehingga masa depan bangsa dan negara ini terletak di tangan generasi muda, generasi yang akan menjawab berbagai tantangan di masa depan,” tutur Yuli Hastuti.

Menurutnya, peran generasi muda dalam pembangunan daerah maupun pembangunan nasional memang sangat penting dan strategis. Generasi muda  merupakan asset sumber daya manusia sekaligus sebagai generator pembangunan, yang diharapkan mampu membawa kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Namun ironisnya, saat ini sebagian generasi muda justru terbelit berbagai persoalan  yang sangat memprihatinkan, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, balap liar, dan berbagai tindak kriminalitas. Selain itu, generasi muda juga dihadapkan pada persoalan minimnya kesempatan kerja, yang mengakibatkan membludaknya angka pengangguran.

“Oleh karena itu, kita sangat membutuhkan pemuda yang memiliki daya tahan dan daya tangkal terhadap ancaman yang dapat merugikan dirinya serta memiliki keunggulan daya saing dalam kompetisi global. Terlebih dalam konteks Kabupaten Purworejo, dimana perkembangan pembangunan di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan DIY begitu cepat, dengan dibangunnya bandara internasional NYIA, pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, serta pembangunan Waduk Bener. Kesemuanya itu memerlukan kesiapan generasi muda, agar tidak hanya menjadi penonton, melainkan juga mampu berperan aktif mendorong dan memajukan daerah,” harap Yuli Hastuti.

Sementara itu Kepala Sekolah Ki Gandung Ngadino SPd menjelaskan, MPLS diikuti 360 siswa siswi yang akan dilaksanakan selama enam hari. Dengan berbagai materi seperti tertib lalu lintas, ketenagakerjaan, bela Negara, pendidikan baris berbaris, motivasi belajar dll. Terkait minat masyarakat sekolah di SMK TKM Taman siswa ini cukup tinggi, karena yang mendaftar mencapai 522 calon siswa siswi dan yang diterima 360 anak.

“Tentu ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Selain melaksanakn kurikulum 13, kami juga menanamkan pendidikan karakter melalui religi bagi yang beragama Islam. Seperti setiap jum’at ada kegiatan mujahadah yang diisi yasin tahlil. Setiap hari Minggu membaca Al Qur’an, dan rencananya kedepan akan dilaksankan khataman Al Qur’an setiap bulan sekali,” jelas Ki Gandung Ngadino yang didampingi Shohibul Arif.   

Berita Terpopuler

PKK Masih Kesulitan Kaderisasi Pengurus
Seputar Ekonomi

PKK Masih Kesulitan Kaderisasi Pengurus

Kamis, 16 Juli 2020

PKK Masih Kesulitan Kaderisasi Pengurus