News

Apel Ketupat Candi Dipimpin Tiga Pejabat Tinggi Sekaligus

Untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Purworejo digelar Apel Gelar Pasukan Ketupat Candi 2019 yang diselenggarakan Polres Purworejo. Berdiri di mimbar utama sebagai inspektur upacara tiga pejabat sekaligus yakni Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, Dandim 0708 Letkol Gasim SH MSi dan Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong SH SIK MM. Ketiga pejabat tersebut juga melakukan pemeriksaan pasukan, dialun-alun Purworejo pada Selasa (28/5).

            Wakil Bupati yang berdiri diantara Dandim dan Kapolres itu, membacakan amanat Kapolri Jenderal Tito ‎Karnavian yang mengatakan, apel gelar pasukan ini untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara. Juga untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat.

“Apel mengambil tema “Melalui Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi Tahun 2019 Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Intansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Perayaan Idul Fitri 1140 Hijriah. Operasi Ketupat Tahun 2019 serentak akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu dini hari tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan hari Senin tanggal 10 Juni 2019,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan analisis dan evalusi terhadap penyelenggaraan operasi ketupat tahun sebelumnya, menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat baik. Koordinasi dan kerja sama sinergis seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan operasi ketupat juga mendapatkan apresiasi positif dari publik. Maka diharapkan operasi ketupat 2019 ini akan dapat ditingkatkan dan untuk bekerja keras dan mnegerahkan segenap sumberdaya dalam pengamanan Ramadan dan Idhul Fitri 1440 Hijriyah/2019.

Secara terpisah Kapolres AKBP Indra Kurniawan Mangunsong SH SIK MM mengatakan, hari ini kita apel pasukan bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait dalam operasi ketupat 2019 dan dilaksanakan serentak. kita sinergi menangani operasi ketupat yang cukup pendek ini, hanya 13 hari. Untuk pengamanan arus mudik dan balik tahun ini memang memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi pengamanan tahun-tahun sebelumnya.

“Pasalnya, operasi ketupat 2019 dilaksanakan berbarengan dengan penyelenggarakan Pemilu serentak 2019. Ini membuat potensi kerawanan yang bakal dihadapi dalam penyelenggaraan operasi ketupat 2019 semakin kompleks. Berbagai gangguan stabilitas terhadap kamtibmas berupaya diantisipasi,” kata AKBP Indra Kurniawan Mangunsong.

 

 

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan