News

Jalin Silaturahmi Dengan Warga, Wakil Bupati Tarhim di Pituruh

Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH bersama Forkopimda dan sejumlah pejabat SKPD dan instansi melaksanakan Sholat Tarawih dan Silaturahim (tarhim) di Masjid Baitul Hikmah, Desa Tunjungtejo, Kecamatan Pituruh, Rabu (8/5) malam.

Ini merupakan tarhim ketiga yang dilaksanakan oleh Tim Forkopimda pada bulan ramadhan 1440 H/2019 M. Pada tarhim pertama, Bupati Agus Bastian SE MM dan Tim Forkopimda mengikuti Tarhim di Masjid Agung Darul Muttaqim Purworejo. Tarhim kedua digelar di Masjid Baiturrohman Desa Blimbing Kecamatan Bruno yang dirangkai dengan kegiatan buka bersama.

Usai shalat tarawih, Wabup Yuli Hastuti mengatakan jika salah satu tujuan dilaksanakannya tarhim adalah untuk mendekatkan pemimpin daerah dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat.

Dengan tarhim dirinya berharap akan tumbuh jalinan kebersamaan, persatuan dan persaudaraan di antara semua. Selain itu momentum Tarhim dapat pula dimanfaatkan sebagai wahana untuk menyampaikan informasi seputar pembangunan di Kabupaten Purworejo agar masyarakat mengetahui dan memberikan peran sertanya  secara aktif.

“Melalui kesempatan yang baik ini, saya menghimbau kepada seluruh umat Islam untuk melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya dan senantiasa menjaga kesucian bulan Ramadhan,” kata Wabup saat beramah tamah dengan jamaah tarhim.

Pada kesempatan itu, Wabup juga mengajak warga masyarakat dan pemerintah desa, untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Terlebih dengan keberadaan Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA). Hal itu tentunya menjadi peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Wabup juga berpesan, agar masyarakat dapat mengendalikan diri agar tidak terjebak pada perilaku konsumtif yang berlebihan. Karena biasanya pada bulan Ramadhan terjadi peningkatan konsumsi kebutuhan pokok.

Selain itu, Wabup masyarakat juga perlu berhati-hati dalam membeli barang kebutuhan pokok, mengingat tidak menutup kemungkinan beredarnya produk makanan dan minuman yang kadaluwarsa.

“Kepada anak-anakku generasi muda, jangan menyalakan petasan atau mercon. Selain dilarang oleh Negara, menyalakan petasan sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain, serta mengganggu kekhusyukan ibadah,” tambahnya.

Pada tarhim tersebut juga diserahkan bantuan dari Baznas berupa bingkisan alat sholat kepada 10 anak yatim dan santunan kepada 10 kaum dhuafa. Kemenag Purworejo juga memberikan bantuan 10 Al-Quran yang diberikan kepada takmir masjid setempat.

 

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan