News

Kopwan Srikandi MoU Dengan Korea Selatan

Koperasi Wanita Srikandi Kabupaten Purworejo dibawah pimpinan Sri Susilowati SE menggandeng Perusahaan Korea Selatan, untuk bekerjasama tentang Peningkatan Kualitas dan Pemasaran Produk Gula kristal organik. Kerjasama itu dituangkan dalam penandatanganan MoU  antara Koperasi Wanita Srikandi Purworejo dengan Komipo Indonesia. dan Kotra asal Korea Selatan, yang berlangsung di gedung Centra Processing Unit (CPU) gula kristal organik yang berlokasi di Cangkreplor Purworejo pada Selasa sore (30/4).

            Penandatangan dilakukan Ketua Kopwan Srikandi Sri Suilowati SE, Kim Byung Sam selaku Direktur Utama Kotra Jakarta, dan Beck Namhee selaku Direktur Utama PT Komipo Energy Indonesia. Turut menyaksikan Asisten Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM  RI yakni Ari Anindya Handika, Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, dan Kabid Koperasi Dinas KUKMP Purworejo Sudarto SH.   

            Sri Susilowati mengatakan, MoU ini akan mengikat kerjasama selama satu tahun terutama dalam pendampingan peningkatan kualitas mutu, packing, juga pemasaran. Sementara pamasaran produksi gula kristal organik Kopwan Srikandi sudah ekspor ke Colombo dan Sydney. “Kami masih berangan-angan untuk bisa ekspor di Eropa dan Amerika. Harapannya dengan adanya kerjasama ini, nantinya dapat menghubungkan dengan perusahaan-perusahaan diberbagai negara,” jelasnya.

            Apalagi kapasitas produksi gula kristal dalam sebulan lanjut Susilowati, Kopwan Srikandi mampu memproduksi sebanyak 200 ton. Sedangkan untuk kebutuhan ekspor sebulannya, mencapai 35 ton ke Colombo dan Sydney. Sehingga masih sangat membutuhkan pemasaran terutama untuk ekspor ke negara lain.  “Anggota Kopwan ada 208 orang, sedangkan jumlah penderesnya sekitar 2.100 petani, tidak hanya dari Purworejo, tapi juga sebagian dari wilayah kabupaten lain seperti Wonosobo dan Kebumen,” ujarnya.

Menurutnya, harga gula kristal dipasar lokal Rp 25.000 per pack dengan berat bersih setengah kilogram. Sedangkan untuk luar negeri, harganya sesuai kesepakatan dengan pemesan. Gula kristal organik memiliki kandungan vitamin C, potasitup, fosfor, kalium, magnesium dan zat besi yang baik untuk tubuh. Bahkan manfaatnya dapat membantu membentuk sel darah merah, mencegah rematik, flu & asma, mencegah Osteoporosi hingga  dapat menurunkan kadar kolesterol.

Direktur Utama KOTRA Jakarta yang mendukung MoU OVOP ini, Kim Byung Sam sangat mengapresiasi kerjasama antara perusahaan asal negaranya dengan Koperasi Srikandi Purworejo. Menurutnya kerjasama ini akan memberikan efek posotif bagi kedua belah pihak. “Saat ini, Kotra memiliki 125 pusat bisnis di 83 negara. Dahulu negara kita kecil, bahkan masuk dikategorikan sebagai salah satu negara termiskin di dunia. Namun berkat membuat produk yang bagus dan mengekspor, Korea dengan cepat berkembang. Demikian juga kerjasama ini, diharapkan Kopwan Srikandi dengan produk gula kristal organik akan dapat berhasil baik dipasar dunia.

Sementara Direktur Utama PT KOMIPO Energy Indonesia, Beck Namhee menjelaskan, bentuk kerjasama ini meliputi kontrol kualitas produksi. Upaya ini dilakukan supaya produk yang dihasilkan oleh petani sesuai dengan ketentuan ekspor. Komipo dan Kotra akan mendukung dan bekerja sama memajukan Kopwan Srikandi, agar dapat berkembang dengan baik dan berkelanjutan.

Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UKM  RI Ari Anindya Handika mengucapkan, terimakasih dan penghargaan kepada pihak Korea yang telah memberikan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan Koperasi UMKM di Indonesia.  Salah satunya MoU ini dalam rangka membantu meningkatkan kualitas dan pemasaran produk gula kelapa produksi Kopwan Srikandi. Kami sangat mengapresiasi aksi nyata dari Pemerintah Korea melalui KOTRA dalam membantu Koperasi UMKM Indonesia.

Dikatakan, gula semut atau gula kelapa kristal organik saat ini termasuk salah satu produk yang menjadi prioritas Pemerintah untuk dikembangkan secara terus-menerus. Hal ini karena kami melihat produsen gula semut di dunia tidaklah banyak dan salah satunya adalah di Indonesia. Kami yakin KOTRA bisa melihat peluang, gula kelapa produksi Indonesia sangat diminati oleh konsumen manca negara.  Melalui kerjasama ini kami yakin KOTRA melalui KOMIPO tentu akan terus berupaya mempromosikan gula kelapa/semut Purworejo ini ke berbagai mitra KOTRA di seluruh dunia

“Kami berharap Kotra untuk terus dapat menambah mitra kerjasama dengan KUKM, jangan berhenti sampai disini. Masih banyak peluang lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami mengajak untuk terus meningkatkan kolaborasi ini. Teman-teman Korea mempunyai kelebihan dalam hal pasar dan sistem yang sudah berjalan baik. Indonesia memiliki banyak sekali produk berkualitas yang dibutuhkan dunia. Produk-produk tersebut sebagian hanya tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia,” harap Ari Anindya Handika.

Berita Terpopuler

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia
News

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia

Senin, 11 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan ke-74 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Desa Wareng Kecamatan Butu....


Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng
News

Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng

Kamis, 07 November 2019

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sholallahu â€Â&Acir....


Saba Desa, Bupati Makan Nasi Takir Bersama Warga Pamriyan
News

Saba Desa, Bupati Makan Nasi Takir Bersama Warga Pamriyan

Jumat, 22 November 2019

Saba Desa di Desa Pamriyan Kecamatan Pituruh Purworejo, Rabu (20/11/2019), Bupati Purworejo Agus Bas....