News

Tim Bupati Pantau Sejumlah TPS

Pelaksanaan pemungutan suara untuk Pemilu 2019 di 3032 Tempat pemungutan suara (TPS) se Kabupaten Purworejo dilaksanakan serentak sehari. Penjaminan keamanan bagi pemilih dan kelancaran TPS dipantau langsung oleh tim monitoring yang dipimpin Bupati Agus Bastian SE MM pada Rabu (17/4). Turut mendampingi wakil Bupati Yuli Hastuti SH, Sekretaris Daerah Drs Said Romadhon, Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), Ketua KPU Drs Dulrohim, Ketua Bawaslu Nur Kholiq SH SThI MKn.

Selain itu juga ikut dalam Tim yakni Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa, Kabag humas, Kabag Pemerintahan, dan Kepala OPD terkait.   Sejumlah TPS sebagai sampel yang dipantau Tim Bupati, diawali dari salah satu TPS di Kecamatan Bener, menuju TPS Loano, TPS Purwodadi, TPS Wingkomulyo dan Wasiat Kecamatan Ngombol, serta TPS Kelurahan Semawung Daleman Kecamatan Kutoarjo.

Dalam pemantauannya Bupati Agus Bastian SE MM mengatakan, pelaksanaan pemungutan suara secara umum dapat berlangsung kondusif, baik sebelum pemungutan suara maupun saat pemungutan suara. Diharapkan sampai dengan penghitungan suara nanti malam dapat tetap kondusif. Termasuk setelah Pemilu supaya masyarakat lebih mengedepankan kebersamaan, dan jangan mempermasalahkan perbedaan, karena perbedaan justru akan memperkuat gagasan.

Bupati berharap partisipasi pemilih di Kabupaten Purworejo pada Pemilu 2019 dapat lebih dari 70 persen. Apalagi jika didasarkan pada partisipasi pemilih saat Pilkada Gubernur lalu, pemilih Purworejo mecapai 80 persen. “Mudah-mudahan bisa seperti Pilkada Gubernur atau paling tidak lebih dari dari 70 persen. Mengingat Pemilu ini menentukan Presiden Wakil Presiden, Legislatif dan DPD. Tentu kemungkinan partispasi masyarakat bisa lebih tinggi,” kata Bupati.

Hal sama juga dikatakan Wakil Bupati Yuli Hastuti SH yang sangat optimis pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Purworejo akan berjalan aman. Kalau ada kendala, tentu akan bisa diatasi seperti terjadinya hujan sudah diantisipasi untuk mengamankan kotak suara maupun surat suara. Demikian juga jika terindisikasi adanya ketidakberesan dalam pelaksanaan Pemilu di TPS, agar ditempuh melalui mekanisme.

“Ada lembaga KPU dan Bawaslu di Purworejo, silahkan menyampaikan sehingga semua melalui jalur yang benar, jangan main hakim sendiri. Yang terpenting, setelah Pemilu siapapun yang terpilh akan memimpin bangsa Indonesia ini, dan mewakili rakyat di Dewan. Kita harus bisa semakin merekatkan persatuan dan kesatuan, sehingga di wilayah Kabupaten Purworejo dapat terealisasi Pemilu damai seperti yang kita harapkan bersama,” tutur Yuli Hastuti.

            Sementara itu Sekda Drs Said Romadhon menjelaskan, Tim monitoring Pemilu dibagi dalam 3 tim. Tim 1 langsung dipimpin Bupati, sedangkan tim 2 dipimpin oleh asisten pemerintahan Sumharjono SSos MM, dan tim 3 dipimpin Asisten 2 yang diwakili Kabag Umum Drs Edy Noviato. Pelaksanaan monitoring meliputi kelancaran, keamanan, dan ketertiban serta suporting kalau ada hambatan yang harus segera diselesaikan. “Tapi alhamdulillah semua lancar dan aman,” jelas Sekda.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan