News

Pemkab Akan Siapkan Peralatan Bencana

Bupati Agus Bastian SE MM sangat apresiasi kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan yang tak pernah kenal lelah demi kemanusiaan. Bahkan memang Kabupaten Purworejo termasuk daerah yang rawan bencana. Maka pentingnya sarana pendukung seperti  peralatan yang terkait penanganan bencana yakni alat komunikasi, perahu karet, juga peralatan berat. Tentu Pemerintah kabupaten akan memfasilitasi peralatan bencana.

 “Apalagi saya yakin para relawan dari berbagai unsur ini sudah sering berkutat dengan terjadinya bencana di Purworejo. Tentu saya berharap selain fokus membantu penanganan bencana, namun juga harus memperhatikan keselamatan diri sendiri. Maka selain pentingnya peralatan, juga penting pelatihan menangani bencana, dan manajemen relawan penanggulangan bencana,” tandas Bupati pada kegiatan temu relawan bencana bersama Bupati di Pendopo. Hadir pula Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, Sekda Drs Said Romadhon, Kepala BPBD Kabupaten Purworejo Drs Sutrisno MSi, dan unsur Forkjopimda.  

Lebih lanjut Bupati mengatakan, untuk kebutuhan peralatan dalam mendukung kelancaran penagananan bencana, supaya dilakukan perencanaan. Sehingga kendala peralatan tidak menjadi penghalang dalam menghadapi bencana. “Tentu harus sesuai kebutuhan dilapangan sehingga peralatan benar-benar dapat bermanfaat dan tepat sasaran. Saya juga berharap para relawan terus memiliki semangat untuk mengabdi pada kemanusiaan, dengan berupaya meningkatkan kemampuan dan soliditas dalam penanganan bencana,” tuturnya.

Sementara itu Sutrisno menjelaskan, jumlah relawan di Kabupaten Purworejo saat ini mencapai sekitar 2.300 orang, yang berasal dari sejumlah organisasi. Dari jumlah itu ada yang sudah terlatih, namun ada pula yang belum terlatih. Relawan bukan bentukan BPBD, sedangkan dalam menjalankan misi kemanusiaan dilakukan secara mandiri. Bahkan para relawan sangat aktif membantu pemerintah khususnya BPBD, saat terjadi bencana. BPBD sifatnya hanya koordinasi dengan relawan. Memang selama ini komunikasi antar relawan cukup baik, tapi belum bisa maksimal. Kalau bersama-sama misalnya buat dapur umum, tapi kadang sporadis. Masing-masing relawan inisiatif sendiri.

            Dikatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 800 relawan dari berbagai organisasi, seperti Banser, relawan GKJ Purworejo, IOF, Relawan Desa, relawan Seniman, Orari, dan RAPI. Para relawan ini menjadi bagian penting untuk mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten. “Seperti harapan Pak Bupati, tentang perencanaan peralatan bencana dan pelatihan. Untuk itu, kami akan merencanakan pelatihan dalam konsep jambore relawan dengan menghadirkan tutor professional. Sedangkan terkait peralatan harus dilakukan pendataan terlebih dulu, sehingga manfaatnya juga tepat,” ujar Sutrisno.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan