Seputar Sosial Budaya

Merti Desa, Warga Jrakah Kenduri Bagikan Ratusan Besekan

Sedikitnya 400 besekan dibagikan saat dilakukan kenduri dalam rangka merti desa atau selamatan desa yang dirangkai dalam kegiatan Bupati Saba Desa di Desa Jrakah Kecamatan Bayan, Kamis (21/3) hingga Jum’at (22/3). Selain menggelar kenduri, warga setempat juga menggelar wayang suntuk semalam suntuk. Tradisi merti desa ini rutin digelar warga setempat setiap tahunnya.

Supar selaku Kepala Desa Jrakah menjelaskan, digelarnya merti desa dimaksudkan sebagai bentuk rasa syukur atas segala berkah dan kehidupan. Diharapkan kedepan masyarakat Desa Jrakah terus diberi banyak berkah dan rejeki yang melimpah.

Dikatakan Supar, pelaksanaan merti desa sendiri dilaksanakan setiap tahun pada bulan Rajab. Warga secara sukarela membuat besekan yang terdiri dari nasi, sayuran matang beserta lauk dan pisang yang ditempat pada sebuah tempat nasi.

Jika dahulu besekan disajikan menggunakan tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu berbentuk segi empat, namun saat ini menggunakan tempat nasi dari bahan stainless sehingga dapat dimanfaatkan lebih lama.

“Tradisi merti desa ini sudah kami lakukan sejak jaman dahulu dan terus kita laksanakan hingga sekarang. Setelah dilakukan doa bersama, besekan juga akan dibagi kesemua warga,” imbuhnya.

Sedangkan untuk wayang kulit, warga juga secara sukarela mengumpulkan sebagian rejekinya untuk nanggap wayang. Menurutnya, ini juga merupakan salah satu bentuk melestarikan budaya. Pada tahun ini pihaknya mendatangkan Ki Bambang Wiji Nugroho dari Jogja, dengan lakon Wahyu Eko Jati.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menyambuat baik kegiatan merti desa ini. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, namun juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi. Dirinya berharap kedepan tradisi seperti ini mungkin bisa dikelola sedemikian rupa, sehingga menjadi potensi daya tarik wisata.

Sama seperti Saba Desa sebelumnya, berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari sarasehan, bakti sosial penyerahan bantuan Baznas, hingga RTLH. Sebelum tiba di Desa Jrakah, rombongan tim Kabupaten mampir di dua desa yang dilalui, yakni Desa Pekutan dan Desa Sambeng Kecamatan Bayan.

Didesa Pekutan, Bupati beserta rombongan melihat pemaran ayam gemek dan kambing etawa serta mencoba makanan tradisional desa. Sedangkan di Desa Sambeng, Bupati meninjau UMKM kerajinan bambu dan kerajinan sabun mandi.

Saba Desa Jrakah juga disemarakkan dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti ratusan warga. Selain itu juga dilakukan penebaran ribuan benih ikan dan penanaman bibi tanaman di sekitar sungai Dulang.

Berita Terpopuler

Grebeg Kamardikan Semarak, Usung Spirit perjuangan
Seputar Sosial Budaya

Grebeg Kamardikan Semarak, Usung Spirit perjuangan

Selasa, 27 Agustus 2019

Ratusan siswa dari sembilan SMA/SMK sederajat di Kabupaten Purworejo unjuk kreativitas dalam even Gr....


Wujud Syukur, Nelayan Kertojayan Gelar Sedekah Laut
Seputar Sosial Budaya

Wujud Syukur, Nelayan Kertojayan Gelar Sedekah Laut

Senin, 16 September 2019

Ribuan warga Purworejo dan sebagian warga pesisir Kebumen menyaksikan ritual larungan sedekah laut k....


Lestarikan Budaya, Pemkab Gelar Jamasan Pusaka Tosan Aji
Seputar Sosial Budaya

Lestarikan Budaya, Pemkab Gelar Jamasan Pusaka Tosan Aji

Jumat, 27 September 2019

Sebagai upaya melestarikan budaya leluhur, Pemerintah Kabupaten Purworejo kembali menggelar prosesi ....