News

Menpar Luncurkan Pasar Digital Menoreh dan Glamping DeLoano

Menteri Pariwisata (Menpar) RI Arief Yahya bersama Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM meluncurkan Pasar Digital Menoreh di Desa Sedayu Kecamatan Loano, Purworejo, Kamis (14/2). Menpar juga meresmikan Glamour Camping (Glamping) DeLoano yang ada di desa setempat. Kawasan ini akan menjadi tempat kemping para wisatawan nomadic nantinya.

Di Glamping DeLoano telah dikonsep sedemikian rupa sehingga membuat betah wisatawan. Sehingga diharapkan mereka akan menghabiskan malam di glamping yang barada di bawah tegakan pinus itu.

Menpar menyebut wisatawan nomadic adalah wisatawan yang memanfaatkan karavan untuk melakukan perjalanan wisatanya. Mereka tidak akan berada lama di sebuah lokasi, karena akan berpindah dengan cepat mencari destinasi lain yang menarik.

Wisatawan yang suka berpindah tempat dengan cepat menjadi sasaran pariwisata Indonesia. Mereka ibaratnya seperti mahasiwa yakni bergaya namun kantongnya tidak terlalu banyak.

Kondisi ini mengharuskan pengelola wisata di daerah harus cerdas memanfatkannya. Memberikan harga yang tidak terlalu tinggi namun tidak mengurangi layanan yang diberikan.

"Angka nomadic ini amat tinggi. Mereka adalah wisatawan milenial dan digital," kata Menpar.

Menindaklanjuti pesan dari Presiden Jokowi, akses jalan yang sekarang lebih mudah dengan adanya tol, harus ditindaklanjuti dengan pembukaan pintu-pintu tol yang ada di daerah.

"Tanggal 11 Februari kemarin ditekankan sama pak Presiden tentang perlunya pembukaan pintu tol yang ada daerah," imbuh Menpar. 

Daerah diharapkan ikut berpartisipasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Andaikan tiak mampu, bisa diusulkan ke provinsi dan ke pusat jika provinsi tidak mampu.

Lebih jauh dikatakannya, jika nomadic ini akan banyak memanfaatkan jalan tol untuk menjangkau sebuah wilayah. Keberadaan pasar-pasar destinasi digital diharapkan akan menjadi jujugan para wisatawan tersebut. 

Di Pasar Digital Menoreh sendiri, setidaknya ada 20 gubuk, yang terdiri dari 10 gubuk pawon untuk menyediakan kuliner Desa Sedayu. Sisanya, gubuk-gubuk itu diisi oleh produk UMKM hasil karya masyarakat sekitar.

"Saat ini kita menargetkan memiliki 100 destinasi digital. Dan sekarang sudah tercapai sebanyak 60an destinasi. Dan Purworejo memiliki 2 yakni Pasar Menoreh ini dan satunya Pasar Inis," tambahnya. 

Menpar mengungkapkan bahwa wisatawan nomadic ini di Indonesia diperkirakan akan menyumbang sekitar 50 persen dari jumlah wisatawan di Indonesia. Dengan dukungan yang ada, diharapkan angka itu akan terus meningkat. 

Sementara itu, Bupati Purworejo menyambut gembira adanya perhatian Badan Otorita Borobudur (BOB) yang memberikan kontribusi bagi pengembangan wisata di Kabupaten Purworejo. Pasalnya, BOD berhasil menggaet investor serta menggandeng Perum Perhutani untuk membesut glamour camping (glamping) DeLoano di wilayah Kecamatan Loano.

Bupati mengungkapkan jika wisata di Kabupaten Purworejo saat ini tengah bergairah dengan munculnya beragam destinasi yang ada. Dirinya meyakini Purworejo akan semakin berkembang, dan masyarakatnya bisa menciptakan destinasi wisata yang bisa dikunjungi.

“Saya yakin dengan semangat yang diberikan Pak Menteri akan menambah semangat wisata di Purworejo," kata Bupati. 

 

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan