Seputar Pemerintahan

Kantor dan Obyek Fital Diminta Tebalkan Pengamanan

Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya SIK menghimbau, agar kantor dan obyek fital lain di Purworejo dapat lebih menebalkan pengamanannya. Hal itu terkait teror yang terjadi sepekan terakhir dibeberapa wilayah di Indonesia. Apalagi beberapa hari kedepan akan memasuki Bulan Ramadhan dan perayaan hari Raya Idul Fitri tahun 1439 Hijriyah.

“Kantor-kantor dan obyek-obyek yang lain bisa ditebalkan pengamanannya. Kita tidak Underestimate, walaupun wilayah Purworejo aman tetapi kita tetap harus waspada,” kata Kapolres Teguh Tri Prasetya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Ramadhan Dan Idul Fitri 1439 H di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Selasa (15/5).

Hadir dalam Rakor Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Muchlis Gasim, Kepala Kajari Purworejo Alex Rahman SH MH, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Purworejo Sutarno SH MHum, Sekda Purworejo Drs Said Romadhon, Muspika Kecamatan Se Kabupaten Purworejo serta beberapa pimpinan Ormas.

Teguh juga menghimbau agar masyarakat dapat kembali mengaktifkan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Kedepan, pihak kepolisian dan Kodim juga akan terus berkeliling untuk memastikan Purworejo aman.

“Saya dengan Pak Dandim juga selalu keliling, aktifkan lagi siskamling. Perintah dari Kapolri dan Panglima mengatakan agar tiga pilar, yakni muspika, kepala desa, babinkamtibmas jalan semua,” jelasnya.

Teguh berharap agar siskamling dapat terus dilakukan. Bukan hanya pada saat ada kejadian seperti ini, tetapi terus bekesinambungan dan terus konsisten menjaga bagaimana Purworejo dapat tetap aman.

Pada operasi ketupat mendatang, Teguh juga berpesan agar semua pihak yang terlibat dapat konsisten dan memegang komitmen untuk bersama-sama membantu Pemda dalam membantu menciptakan keamanan jelang ramadhan dan mudik lebaran.

“Penugasan pada pos pada saat operasi ketupat harus diatur jadwalnya. Hal ini merupakan komitmen kita bersama, bahwa kita ditugasi untuk membantu pemerintah daerah. Tugas sesuai Tupoksi dan peran masing-masing mainkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Teguh juga menegaskan bahwa kejadian teror di Jakarta maupun di Surabaya yang lalu jangan dikaitkan dengan salah satu agama tertentu.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM dalam sambutannya, meminta kepada semua pihak agar bersikap waspada dan bahu membahu guna mencegah terjadinya tindak terorisme. Laporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitar.

Bupati juga kembali mengingatkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat, agar tidak menganggap kegiatan menyambut Ramadhan dan Idul Fitri ini sebagai tugas rutin semata. Semuanya harus berupaya menyukseskan dengan persiapan yang matang.

Utamanya menyangkut ketersediaan sembako, keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas yang didukung sarana transportasi dan infrastruktur jalan yang memadai, ketersediaan BBM serta berbagai aspek terkait lainnya.

“Saya minta kepada semua pihak para pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri terutama pada H-7 hingga H+7,” pinta Bupati.

Berita Terpopuler

Survey Kepuasan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah
Seputar Pemerintahan

Survey Kepuasan Masyarakat Provinsi Jawa Tengah

Kamis, 06 Agustus 2020

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan survei kepuasan masyarakat, persepsi kualitas laya....