News

Critical Voice Point, Hadirkan Tema “Purworejo Berbenah”

Sebagai sarana komunikasi yang mempertemukan Bupati dengan perwakilan pemangku kepentingan untuk menampung masukan dari masyarakat guna menyusun perencanaan dan perumusan pengambilan keputusan/kebijakan di Kabupaten Purworejo. Pemerintah Kabupaten Purworejo mengadakan acara Critical Voice Point atau Forum Komunikasi Aspirasi Publik. Kegiatan yang semula ditangani oleh Bagian Humas Setda tersebut, mulai tahun ini ditangani oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purworejo. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. Sigit Budimulyanto, MM mengatakan bahwa kegiatan CVP direncanakan dilaksanakan sebanyak 12 kali di tahun 2018, dengan mengangkat topik-topik yang aktual, untuk mendapat saran dan masukan dari berbagai kalangan, yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh Bupati dan jajaran terkait sehingga pelaksanaan kegiatan pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan di Kabupaten Purworejo dapat berjalan lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Edisi perdana CVP, berlangsung Selasa 6 Februari 2018, dengan mengangkat tema “Purworejo Berbenah”. Acara yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan antara lain, Forkopimda, Kepala OPD se-Kabupaten Purworejo, Ulama, Kalangan Akademisi, Pimpinan dan Ketua Komisi DPRD, tokoh masyarakat, LSM, wartawan, budayawan, pelaku usaha, dan undangan lain. Kepala Bappeda, Drs. Pram Prasetya Achmad, MM. sebagai narasumber utama menyampaikan bahwa persiapan-persiapan yang sedang dilakukan saat ini kaitannya dengan issue strategis dibangunnya New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY dan ditetapkannya Candi Borobudur sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Banyak masukan yang ditampung dalam acara tersebut, diantaranya salah satu anggota DPRD yang mengusulkan tentang pembangunan kota aerotropolis, pengadaan kendaraan menuju obyek wisata juga pembangunan kawasan wisata yang integral dan terintegrasi. Masukan lain yaitu untuk mempermudah ijin agar banyak investor yang datang ke Purworejo untuk pembangunan kawasan wisata, selain itu juga Pemerintah Kabupaten diharapkan memperhatikan pembangunan non fisik seperti kesiapan ASN, dan hubungan yang harmonis antara eksekutif dan legislatif.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purworejo, H. Agus Bastian SE, MM mengucapkan terimakasih untuk semua saran, aspirasi dan kritik yang masuk, sebagai pemangku kepentingan pihaknya beserta jajaran eksekutif akan menindaklanjuti semua masukan dengan baik dan selalu memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan