Seputar Ekonomi

RKP Siap Ditempati, Pemkab Gelar Tasyakuran Dan Doa Bersama

Romansa Kuliner Purworejo (RKP) siap digunakan untuk berjualan para PKL eks Alun-alun. Hal itu ditandai dengan penyerahan potongan tumpeng oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kepada Dandim 0708 Purworejo Letnan Kolonel Infanteri Aswin Kartawijaya, dalam acara tasyakuran dan doa bersama di halaman RKP, Jum’at (19/1) pagi. Hadir Wakil Bupati Purworejo, Forkompimda, Kepala OPD Purworejo,  perwakilan PKL dan tamu undangan.

Bupati Purworejo agus Bastian SE MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah mendukung terwujudnya RKP, utamanya kepada Dandim 0708 Purworejo. Dia menilai bahwa Kodim telah mendukung dengan kekuatan penuh, dengan merelakan lokasi Kodim tersebut dimanfaatkan untuk PKL dalam penataan kawasan tangah kota.

Bupati menyadari bahwa memindahkan PKL eks Alun-alun yang sudah lama berjualan untuk pindah ketempat yang baru memang tidaklah mudah. Namun, pihaknya berfikir bahwa pemindahan juga dilakukan ketempat yang tidak jauh dari Alun-alun.

“Kami memberikan keleluasaan kepada PKL, daripada berdagang bongkar pasang, disini tidak perlu bongkas pasang lagi, juga bisa jualan 24 jam,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, pedagang juga diberi keleluasaan dengan tidak membayar sewa selama satu tahun. Selain itu juga tidak dipungut pajak selama tiga bulan. Menurutnya, hal itu merupakan kemudahan dan fasilitas yang diberikan Pemda. Sehingga diharapkan PKL disekitaran Alun-alun dapat memanfaatkan RKP.

“Kalau ini sudah jadi betul, saya kira akan jauh dari apa yang dibayangkan oleh teman-teman PKL,” tambahnya.

Dia berharap bahwa keberadaan RKP bukan projek mercusuar, tetapi merupakan keinginan bersama menata wajah kota agar lebih bagus. Dia juga berharap, RKP dapat segera disempurnakan sehingga bisa dijadikan daerah tujuan wisata kuliner di Purworejo.

Sementara itu, Dandim 0708 Purworejo Letnan Kolonel Infanteri Aswin Kartawijaya mengatakan bahwa pihaknya mendukung program Pemda dalam menata wajah dan citra Kabupaten Purworejo. Menurutnya sudah saatnya Alun-alun dapat lebih tertata dan tidak untuk berjualan. Hal itu juga telah dilakukan diberbagai daerah, yang menyediakan tempat bagi pedagang untuk tetap berjualan.

“Inilah salah satu bentuk dukungan kami TNI AD kepada Pemerintah Purworejo. Dalam hal ini membantu pembangunan yang dilakukan pemerintah,” kata Aswin.

Menanggapi kekhawatiran para PKL menempati romansa kuliner yang notabene adalah lahan milik Kodim, Aswin menghibau agar PKL tidak perlu takut untuk menempati RKP. Karena pada dasarnya, sudah menjadi tugas TNI AD untuk mendukung kebijakan Pemda.

“Saya mengimbau kepada teman-teman PKL, tidak usah takut. Silahkan saja menampati kawasan ini. disesuaikan dengan aturan yang sudah disepakati antara Pemda dengan Kodim,” imbuhnya.

Plt Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo Kendrasmoko, menjelaskan bahwa pembangunan Romansa Kuliner baru tahap I yang menghabiskan anggaran 1,8 milyar. Sedangkan pembangunan tahap ke II senilai sekitar 2 milyar diperkirakan selesai bulan September 2018.

“Nanti akan lebih sempurna lagi, karena nanti disebelah timur dan tengah akan dibangun taman yang akan mempercantik keindahan komplek Romansa Kuliner,” jelasnya.

Dikatakan, hingga pagi ini sudah ada sembilan PKL eks Alun-alun yang sudah masuk secara adminitrasi. Pihaknya masih terus melakukan sosialisasi dan bimbingan kepada PKL untuk dapat mengikuti kebijakan dari pemerintah daerah.

“Kami akan terus berikan bimbingan agar mau bersama menerima kebijakan dari pemerintah daerah, dalam rangka mendukung kawasan destinasi wisata tengah kota dan wawasan wisata kuliner,” imbuhnya.

Berita Terpopuler

PKK Masih Kesulitan Kaderisasi Pengurus
Seputar Ekonomi

PKK Masih Kesulitan Kaderisasi Pengurus

Kamis, 16 Juli 2020

PKK Masih Kesulitan Kaderisasi Pengurus