Seputar Aneka Ragam

Berbagai Usulan Warnai Musrenbang

 

Panitia Penyelenggara Musrenbang Bambang Sadyanto Raharjo SH melaporkan, musrenbang kabupaten ini merupakan rangkaian kegiatan penyusunan RKPD tahun 2014. Kegiatan yang diawali dengan musrenbang desa/kelurahan yang diselenggarakan dengan mengintegrasikan penyelenggaraan program PNPM, kemudian diteruskan musrenbang kecamatan dan SKPD.

Maksud diselenggarakan Musrenbang tahun 2013 adalah sebagai wadah dan media perencanaan pembangunan yang menjaring seluruh aspirasi dari semua komponen masyarakat dan stakeholder dalam rangka pembangunan daerah. Sedangkan tujuannya  mengkoordinasikan dan mensinkronkan antara rencana pembangunan berdasarkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan dan program pembangunan pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu juga memformulasikan rumusan usulan program kegiatan pembangunan dalam rangka penyusunan RKPD, menjaring aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah, mencari masukan saran dan pendapat semua stakeholder dalam kerangka pelaksanaan pembangunan daerah, dan sebagai media silaturahmi antar pelaku pembangunan baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa.

Wakil Bupati Suhar mengungkapkan, sesuai Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa proses penyusunan perencanaan pembangunan di daerah menggunakan empat pendekatan yaitu pendekatan politis, tehnokratis, partisipatif, serta battom up dan top down  “Musrenbang adalah pengejawantahan dari pendekatan partisipatif, dimana diharapkan melalui musrenbang akan banyak masyarakat dan lembaga di luar pemerintah yang dapat terlibat aktif bersama sama menyusun perencanaan pembangunan untuk Kabupaten Purworejo tahun 2014,” ungkapnya.

Lebih lanjut Waki Bupati menjelaskan untuk prioritas pembangunan tahun 2014 adalah merupakan tahap pencepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat, dengan tema pembangunan “Kemandirian dan daya saing menuju Daerah Agribisnis”.

Dalam forum itu, tokoh perempuan dan anak Sri Susilowati mengusulkan, agar pengusaha warnet di Purworejo diberi sosialisasi atau ditinjau kembali penggunaannya. Karena ada warnet yang buka selama 24 jam, sehingga banyak siswa sekolah yang berada di warnet sampai larut malam. “Bahkan ada yang bermain di warnet sampai pagi, sehingga sangat mengganggu aktifitas belajar,” ungkapnya.

Sri Susilowati juga menyinggung soal jabatan, dimana di Kabupaten Purworejo tidak ada camat yang dijabat oleh perempuan. Karena di daerah lain seperti Magelang, Temanggung, Wonosobo punya banyak camat wanita.

Ketua LSM Demi Demokrasi Hery Priyantoro berkomentar tentang meningkatnnya  angka kemiskinan di Purworejo. Jumlah warga miskin di Purworejo meningkat 17,51 persen. Hal tersebut makin diperparah dengan masih banyaknya orang miskin yang tidak tertampung dalam program jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). “Pemda harus bertindak cepat untuk melakukan upaya memberikan peluang pendapatan bagi warga miskin dan berupaya mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Menurutnya, tingkat kemiskinan 17,51 persen itu sama dengan kondisi tahun 2011. Sebelumnya, tahun 2010 dari posisi 16,61 persen naik menjadi 17,51 persen. Angka ini tidak sesuai rencana pembangunan jangka menengah sebesar 15,5 persen.
“Zona merah atau daerah termiskin di Purworejo adalah wilayah Kecamatan Bruno, sehingga Pemkab harus melakukan penekanan program pengentasan kemiskinan di wilayah tersebut,” pintanya.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....


Bupati Purworejo Beserta Ulama dan Pengasuh Ponpes Ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang
Seputar Aneka Ragam

Bupati Purworejo Beserta Ulama dan Pengasuh Ponpes Ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang

Sabtu, 28 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM didampingi Gus Hakim dan Gus Mahfud beserta rombongan ulama dan ....


Ulama dan Pengasuh Ponpes Purworejo Studi Banding ke Ponpes Assiddiqiyah Jakarta
Seputar Aneka Ragam

Ulama dan Pengasuh Ponpes Purworejo Studi Banding ke Ponpes Assiddiqiyah Jakarta

Rabu, 25 September 2019

Sebanyak 160 ulama dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) mengikuti kunjungan kerja penguatan kapasi....