Seputar Aneka Ragam

Kaliurip Kembangkan Usaha Pembibitan Sapi

Kepala Desa Kaliurip Ngatijo Atmo Saputro mengatakan, pengembangan usaha pembibitan sapi ini dilakukan oleh kelompok ternak Sumber Waras. Saat ini, kelompok ternak ini telah memiliki sembilan bibit indukan dan satu bibit penjantan.

"Program pengembangan bibit sapi ini dapat bantuan modal dari pemerintah. Besar bantuannya sekitar Rp 230 juta. Bantuan tersebut untuk pembelian bibit dan pembuatan kandang," kata Ngatijo, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, Desa Kaliurip sangat cocok untuk pengembangan bibit sapi karena kesediaan pakan cukup. Sebagian wilayahnya adalah sawah dengan suplai air yang melimpah. "Kita berharap ini bisa menjadi sumber penghidupan warga," jelasnya.

Selain pengembangan bibit sapi, Desa Kaliurip sudah dikenal terlebih dahulu akan budidaya ikan tawar. Seperti gurami, nila, tawes, bawal dan lele. Bahkan untuk budidaya ikan gurami sudah sangat terkenal di wilayah Kabupaten Purworejo.

Untuk budidaya ikan air tawar ini jumlah kelompok taninya cukup banyak. Namun yang tetap bertahan melakukan pembibitan hanya beberapa orang, diantaramya Sulistiyono (33) dan Nur Mustofa (43).

Hasil pembibitan mereka umumnya dipasarkan di wilayah Purworejo. Namun juga dikirim ke luar kota, seperti Magelang, Sragen, Yogjakarta dan Solo. "Kalau pas permintaan banyak kita sering kuwalahan," kata Mustofa.

Hasil pertanian utama di Desa Kaliurip adalah padi, ketela dan hasil pertanian lainnya. Untuk hasil perkebunan adalah buah durian, manggis, pisang dan gula aren.

Masyarakat Desa Kaliurip selain bekerja dibidang pertanian juga bergelut pada bidang home industri panganan. Sektor ini juga sangat menjanjikan bagi kesejahteraan masyarakatnya. Salah satu home industri yang cukup besar adalah ceriping ketela dan pisang.

Selain itu, ada home industri kacang bawang, kacang telur, untuk cacing dan gula aren. "Kita masih akan mengembangkan kerajinan tangan, yakni ukiran," tambah Ngatijo. 

Usaha lain yang akan dikembangkan adalah pengelolaan air bersih. Ada beberapa sumber mata air yang akan disalurkan ke warga. Rencananya pengelolaannya akan dilakukan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Untuk mendukung kemajuan Desa Kaliurip, pihak pemerintahan desa setempat telah membuat website desa sendiri. Desa juga telah memasang jaringan internet gratis. Saat ini masih dipasang disekitar balai desa.

"Rencana akan kita pasang di semua pedukuhan. Warga bisa mempromosikan usaha secara on line. Urusan pemerintahan dan layanan juga bisa melalui internet," ujar Kades Kaliurip.

Luas Desa Kaliurip 165,645 H dengan berbatasan Desa Kedungpucang disebelah selatan, Desa Bener disebelah utara, Desa Kaliwader disebelah timur dan Desa Kaliboto disebelah barat. Jumlah penduduk mencapai 2.709 jiwa yang terbagi dalam 721 KK. Mereka tersebar di 12 RT, 3 RW dan 4 pedukuhan.

 

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....


Bupati Purworejo Beserta Ulama dan Pengasuh Ponpes Ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang
Seputar Aneka Ragam

Bupati Purworejo Beserta Ulama dan Pengasuh Ponpes Ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang

Sabtu, 28 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM didampingi Gus Hakim dan Gus Mahfud beserta rombongan ulama dan ....


Ulama dan Pengasuh Ponpes Purworejo Studi Banding ke Ponpes Assiddiqiyah Jakarta
Seputar Aneka Ragam

Ulama dan Pengasuh Ponpes Purworejo Studi Banding ke Ponpes Assiddiqiyah Jakarta

Rabu, 25 September 2019

Sebanyak 160 ulama dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) mengikuti kunjungan kerja penguatan kapasi....