Seputar Aneka Ragam

Bupati Uji Coba Mesin Tanam Padi

 

Di samping mempercepat waktu dan menurunkan biaya tanam, mesin ini diharapkan mampu mensubstitusi masuknya mesin tanam impor sistem tegel. Untuk menanam 1 ha bibit padi, 1 unit mesin tanam IJT memerlukan waktu sekitar 5-6 jam atau kemampuan setara dengan 25 tenaga kerja tanam.

Bupati Purworejo mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukanKodim 0708 Purworjeo dalam membantu petani. Menurutnya, IJT merupakan teknologi terkini yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat. Bupati.”Ini merupakan teknologi terkini untuk dapat membantu masyarakat. Semua ini berkat dukungan dan apresiasi Kodim 0708 yang telah membantu para petani dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, dan tentunya juga dalam rangka katahanan pangan khususnya pada Kabupaten Purworejo,” katanya.

Meskipun lanjutnya, ada beberapa kesulitan yang dialami saat dilakukan uji coba alat tersebut, diantaranya alat tidakdapat bekerja maksimal apabila lokasi sawah terlalu dalam. Walau hasil tanamnya terlihat kurang rapi, ia berharap hasil padi yang didapat lebih bagus. “Kesulitannya mesin ini kalau lokasinya terlalu dalam memang agak sulit, karena maksimal mesin ini hanya 60 cm, jadi kalau lebih dalam lagi agak sulit jalannya. Kelihatannya memang tidak beraturan pola tanamnya, tetapi hasilnya nanti yang saya dengar memang hasilnya lebih bagus. Karena bibitnya ini tidak 21 hari tetapi hanya 14,” katanya.

Kedepan, pihaknya akan mendistribusikan IJT secara merata ke seluruh kecamatan. Ia menilai, IJT sangat dibutuhkan oleh petani, karena semakin sulitnya mencari tenaga petani. “Alat ini belum merata di setiap kecamatan, tetapi dimasa yang akan datang akan kita bagikan secara merata, karena semakin lama semakin sulitnya tenaga tanam, maka alat ini sangat dibutuhkan sekali oleh para petani,” ujarnya.

Sementara itu, Suratno Serma, Staf Teritorial Kodim menjelaskan, Kodim telah mendapatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa, IJT 5 unit, Hand Traktor 5 unit, rotary roda empat 1 unit, dan pompa air 20 unit. “Di Purworejo ini baru yang pertama kali alat ini diujicobakan. Tapi nanti seluruh kecamatan yang saat ini belum melaksanakan kegiatan percepatan tanam, kita akan coba untuk menggunakan alat ini,” terangnya.

Suratno menambahkan, salah satu keuntungan menggunakan alat ini adalah irit tenaga. Saat ini tenaga tanam sangat kurang, sehingga perlu mendorong masyarakat petani untuk menggunakan IJT. Kodim menargetkan, akhir Mei seluruh Purworejo sudah  tertanam padi. PPL juga akan kita perbantukan agar lebih mudah dalam menggunakan IJT. Diharapkan dengan menggunakan IJT, produksi pertanian dapat meningkat hingga 30 persen.

Berita Terpopuler

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim
Seputar Aneka Ragam

Peringati Tahun Baru Islam, Kecamatan Butuh Gelar Pengajian dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Rabu, 11 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menghadiri Pengajian akbar dan pemberian santunan anak yatim dal....


Bupati Purworejo Beserta Ulama dan Pengasuh Ponpes Ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang
Seputar Aneka Ragam

Bupati Purworejo Beserta Ulama dan Pengasuh Ponpes Ziarah ke Makam Habib Husein Luar Batang

Sabtu, 28 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM didampingi Gus Hakim dan Gus Mahfud beserta rombongan ulama dan ....


Ulama dan Pengasuh Ponpes Purworejo Studi Banding ke Ponpes Assiddiqiyah Jakarta
Seputar Aneka Ragam

Ulama dan Pengasuh Ponpes Purworejo Studi Banding ke Ponpes Assiddiqiyah Jakarta

Rabu, 25 September 2019

Sebanyak 160 ulama dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) mengikuti kunjungan kerja penguatan kapasi....