Seputar Ekonomi

Bupati Monitoring Bapokting Jelang Nataru 2020/2021

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM melakukan monitoring harga dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) ke pasar daerah, distributor dan Agen Gas LPG 3 kg, Senin (21/12/2020).

Turut mendampingi Dandim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim Ssos MSi, Wakil Ketua DPRD Purworejo Frans Suharmaji SE MM, Sekda Purworejo dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Bupati dan rombongan melihat ketersedian dan harga Bapokting di Pasar Butuh, SPBE Andong, Pasar Beras Kutoarjo, Toko Laris Bayan, dan Gudang Niaga Tama. Sebelumnya, rombongan juga sempat meninjau Overpass Tegalgondo Kecamatan Butuh.

Bupati menjelaskan jika monitoring dilakukan guna memastikan ketersedian dan kestabilan harga Bapokting jelang natal dan tahun baru (Nataru) 2020/2021.

“Hari ini kita meninjau kesiapan hari natal dan tahun baru. Kita meninjau langsung semua kebutuhan warga masyarakat agar nanti pada saat natal dan tahun baru tercukupi. Harga-harga kami lihat juga tidak terlalu siginifikan naiknya,” katanya.

Bupati juga menghimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan jelang perayaan natal dan libur akhir tahun. Masyarakat diminta untuk tidak merayakan akhir tahun baru dengan menggelar acara yang dapat berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhemat, jaga kesehatan, jaga jangan berada di kerumunan. Dalam menyambut tahun baru nanti tidak perlu ada arak-arakan atau kerumunan. Semuanya tinggal dirumah saja, rayakan bersama keluarga,” imbuhnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Drs Bambang Susilo menjelaskan jika stok dan harga kebutuhan pokok penting masih stabil. Khusus harga telur ayam ras dan cabe rawit kriting memang mengalami kenaikan pesat.

Telur ayam ras mengalami kenaikan, pada bulan November seharga Rp 24.100,- naik menjadi Rp 28.000,-. Sedangkan untuk cabe kriting dari semula Rp 29.300,- menjadi Rp 43.000,-. Cabe rawit merah naik dari semula Rp 29.000,- menjadi Rp 44.750,-.

“Untuk stok susu dan harga stabil bahkan kebutuhan susu meningkat pesat. Kuota BBG di Kabupaten Purworejo pada bulan November, jumlah kuota sebanyak 547.140 tabung. Pada bulan Desember naik menjadi 570.400 tabung,” terang Bambang.

Berita Terpopuler

Pengetan Jumenengan Hari Jadi Purworejo ke 190 Digelar Dengan Menerapkan Prokes
Seputar Ekonomi

Pengetan Jumenengan Hari Jadi Purworejo ke 190 Digelar Dengan Menerapkan Prokes

Sabtu, 27 Februari 2021

Puncak peringatan hari jadi Kabupaten Purworejo ke 190 ditandai dengan pergelaran Pengetan Jumenenga....


Penyuluh Pegang Kunci Keberhasilan Sektor Pertanian
Seputar Ekonomi

Penyuluh Pegang Kunci Keberhasilan Sektor Pertanian

Jumat, 19 Maret 2021

Bupati Purworejo R H Agus Bastian SE MM menghadiri acara silaturahim dan ramah tamah dengan Tenaga H....