News

Kunjungi Butuh, Bupati Melihat Langsung Pembuatan Dawet Ireng

Melakukan kunjungan kerja, Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM disuguhi dawet ireng (dawet hitam) minuman khas asli dari Kecamatan Butuh yang sudah sangat terkenal, Dawet Ireng Jembatan Butuh Kecamatan Butuh, yang kalo disingkat menjadikan dawet tersebut viral.
Bupati juga sempat melihat langsung proses pembuatan dawet ireng di warung dawet ireng Jembatan Butuh milik Pak Wagiman, turunan dari tiga generasi perintis pembuat dawet ireng. Mulai berjulan sejak tahun 1960, dimulai dari Mbah dasri, Pak Nawon, Pak Sugeng, hingga Pak Wagiman.
"Teman saya dari Jogja rame-rame datang ke dawet ireng jembatan Butuh. Ini sudah sangat dikenal," kata Bupati saat berkunjung ke wilayah Kecamatan Butuh dalam rangka sosialisasi aktifitas kebiasaan baru (new habit), Selasa (30/6/2020). 
Bupati berharap, dawet yang sudah sangat terkenal menjadi kuliner khas Purworejo ini dapat terus dipertahankan kekhasannya. Rasa original dari gula dan warna hitam dawet dari arang batang padi telah menjadi ciri khas yang membedakan dari dawet daerah lain.
Bupati juga sempat menikmati suguhan dawet ireng dan makanan tradisional cucur menthul khas butuh buatan UMKM Tumpeng Sewu Kecamatan Butuh. Sejumlah makanan dan minuman produk UMKM juga dipamerkan.
Bupati berharap produk UMKM yang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi standar kualitas dan kemasan yang baik. Sehingga dapat lebih mudah dipasarkan dan menarik minat pembeli.
"Saya berharap semua pemangku kepentingan bersama-sama untuk memajukan usaha UMKM khususnya diwilayah Kecamatan Butuh," katanya.
Bupati juga sempat meninjau Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kiai Sadrach Karangjoso Desa Langenrejo Kecamatan Butuh. Bangunan gereja yang berdiri sejak tahun 1871 itu dinilai Bupati dapat dijadikan destinasi wisata religi yang bisa dikembangkan. 
Berdiri diatas lahan 11 ribu meter, gereja juga dilengkapi dengan bangunan pendopo yang berisi barang-barang antik dan kitab peninggalan kuno yang penuh dengan nilai sejarah.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan