News

BPN dan Pemkab Purworejo Sepakat Lakukan Kerjasama

Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Purworejo sepakat melakukan kerjasama (host to host) dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Materi kerjasama meliputi pensertipikatan tanah aset instansi, pengintegrasian data antara BPN Kabupaten Purworejo dengan Perangkat Daerah terkait, serta sosialisasi program INTIP dan ZNT.

Penandatangan kerjasama dilakukan di Ruang Arahiwang Setda Purworejo, Rabu (24/6/2020), antara Kantor Pertanahan Kabupaten Purworejo dengan lima OPD yakni BPPKAD, DINPERKIMTAN, DINPERMASDES, DINPUPR, DISDUKCAPIL.

Acara dihadiri Asisten Pemerintahan Setda Sumharjono SSos MM, Kepala Kantor Pertanahan Purworejo Sunitri Iriyanto SH MH, kepala OPD terkait dan Camat se Kabupaten Purworejo.

Usai penandatanganan kerjasama, BPN memberikan sosialisasi kegiatan Inventarisasi Tanah Instan Pemerintah (INTIP) dan Zona Nilai Tanah (ZNT).

Kepala Bidang Pengadaan Tanah Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Ir Manu Martono MSi yang turut hadir mengatakan, kerjasama ini merupakan tindaklanjut video conference (vicon) antara KPK dengan BPN Provinsi Jawa Tengah, BPN Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.

Dalam vicon itu diketahui ada empat poin dukungan KPK, yakni integrasi BPHTB, dukungan PTSL, pemanfaatan ZNT, optimalisasi INTIP. KPK juga meminta agar BPN membantu pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk bagaimana membuat database pengamanan aset. Kedepan peta ZNT akan berbasis pentabid (penilaian tanah berbasis bidang).

“Kalau basis yang digunkaan terkait berapa yang harus dibayarkan wajib pajak, akan ada dasar yang logis. Harapan KPK bisa menaikkan PAD daerah,” kata Manu.

Manu menambahkan, pembangunan database akan berbasis ruang yang akan ada dalam satu peta bidang aset pusat, provinsi dan daerah. Nantinya database ini akan membantu dalam pengamanan aset dan tertib adminstrasi pengelolaan.

“KPK juga minta agat aset tanah tidak didiamkan begitu saja, tetapi harapannya dapat dimanfaatkan dan dikelola oleh pihak ketiga melalui kerjasama yang jelas,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Sumharjono SSos MM yang hadir mewakili Sekda dalam sambutannya mengatakan jika Pemkab menyambut baik diadakannya penandatanganan kerjasama ini. Menurutnya Kerjasama ini merupakan langkah awal untuk mendukung suksesnya kegiatan INTIP dan ZNT khususnya di Kabupaten Purworejo.

Banyaknya penguasaan/pemilikan tanah instansi Pemerintah yang belum terdata dengan baik, memang menjadi dasar Kementerian ATR/BPN melakukan percepatan terhadap pengkayaan data inventarisasi tanah instansi Pemerintah melalui kegiatan INTIP.

Sumharjono berharap melalui kegiatan INTIP dapat mempercepat legalisasi aset tanah-tanah Pemkab Purworejo. Selain itu juga terwujud tertib administrasi pertanahan, tertib hukum, dan tertib penggunaan tanah.

“Kerjasama ini juga dilakukan untuk pembangunan dan penguatan database yang berkaitan dengan pertanahan, yang muaranya adalah untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan akurat,” ujar Sumharjono.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan