News

Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan Sembako Dari Gubernur

Sebanyak 18.454 keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak Covid-19 di Kabupaten Purworejo menerima bantuan sembako dari Gubernur Jawa Tengah. Secara simbolis bantuan diserahkan Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM di Kantor PT Pos Indonesia Purworejo, Jum'at (22/5/2020). 

Turut hadir Sekda Purworejo Kasi Intel Kejari Purworejo Zaenal Abidin SH MH, Drs Said Romadhon, Asisten III Sekda Drs Pram Prasetyo Achmad MM, Kalak BPBD Drs Sutrisno Msi, Kepala Dinkes dr Sudarmi MM, Kabag Humas dan Protokol Setda Rita Purnama SSTP MM dan sejumlah pejabat OPD terkait.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) yang saat ini melanda negara di seluruh dunia terjadi dengan sangat cepat. Disamping menimbulkan persoalan kesehatan, pandemi ini juga menimbulkan dampak ekonomi yang luar biasa. 

Oleh karena itu, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun pemerintah Kabupaten Purworejo telah mengucurkan dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Seperti PKH, BPNT/sembako, Sembako Covid19, BST, BLT DD, BST APBD Kabupaten Purworejo yang beberapa waktu yang lalu diterimakan, termasuk sembako provinsi ini. 

Bupati menegaskan jika semua bantuan yang diberikan tidak boleh terjadi duplikasi penerimaan. Pemerintah dalam melakukan pendataan sudah semaksimal mungkin untuk bisa mendata para warga yang terdampak. Namun apabila masih ada warga yang terdampak belum mendapatkan bantuan dapat mendaftarkan diri ke pemerintah desa atau ke dinas sosial Kabupaten Purworejo.

Dikatakan, Kabupaten Purworejo memperoleh kuota sebanyak 23. 633 KK. Untuk tahap pertama berjumlah 18.454 KK, sedangkan sisanya akan dibuka lagi aplikasinya pada bulan Juni. Sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, telur dan  lainnya senilai Rp 200 ribu, yang akan diberikan selama 3 bulan.

"Saya berharap Bapak/Ibu penerima bantuan dapat menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, mudah-mudahan bisa membantu meringankan beban Bapak/Ibu semuanya," katanya

Sementara itu Kepala PT Pos Indonesia Purworejo Bambang Purbo Kastono menjelaskan, PT Pos Indonesia Purworejo telah dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyalurkan bantuan sosial non tunai ini. Dalam penyalurannya, unsur-unsur daerah diminta untuk terlibat dalam penyaluran bantuan ini.

Dijelaskan Bambang Purbo, ada dua pola yang akan dilakukan untuk menyalurkan bantuan. Pertama dengan menggunakan  pola penyaluran dari pintu ke pintu (door to door). Kedua dengan penyaluran melalui komunitas yang terdekat dengan penerima bantuan.

"Bagi KPM yang sakit dan jauh dari jangkauan, kami akan antar ke rumah," terang Bambang Purbo.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan