News

Tagana Gencarkan Masyarakat Pakai Masker

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Purworejo tidak hanya berkutat pada kebencanaan, namun dalam situasi pandemi corona covid-19, Tagana juga andil dalam mengajak masyarakat melaksanakan himbauan pemerintah. Seperti pemakaian masker yang terus digencarkan yakni dengan memberikan masker gratis kepada masyarakat, sekaligus membagikan takjil bagi pengguna jalan raya. Hampir 500 masker dan takjil dibagikan.

Pembagian masker gratis yang dipimpin Koordinator Tagana Kabupaten Purworejo Lukman tersebut dilakukan di pertigaan jalan kolam renang arta tirta Purworejo-magelang pada Kamis sore (21/5). Tampak hadir pembina Tagana, Kasi Dinsosdukbpppa Dra Dede Yeni Iswantini MM, dan semua anggota Tagana turun jalan membagikan masker dan takjil puasa.

Lukman menjelaskan, pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Tagana dalam turut serta mencegah virus corona supaya tidak bertambah meluas. Juga untuk meyakinkan masyarakat, tentang sangat pentingnya masker. Meski masker bukan barang mewah, namun memakai masker dapat menyelamatkan diri sendiri dari penularan virus corona, bahkan juga menyelamatkan orang lain karena tidak menulari orang lain. Mengingat virus corona tidak kasat mata, sehingga kemungkinan ada disekeliling kita.

Sedangkan pembagian takjil puasa, sebagai bagian dari sodaqoh Tagana dan donatur untuk berbagi dengan sesama. “Kami membagikannya diakhir-akhir puasa, sebagai penyemangat umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa sehingga dapat selesai sampai menjelang Idhul Fitri. Semoga takjil dan masker ini, dapat bermanfaat. Meski berbagi tidak banyak, kami dari Tagana juga berbuat untuk masyarakat,” jelasnya.

Dede Yeni Iswantini mengatakan, Tagana merupakan wadah generasi muda yang secara sukarela melakukan pelayanan sosial khususnya dibidang penanggulangan bencana. Tagana didasarkan pada Permensos RI Nomor 82/HUK/2006 tentang Pembentukan tenaga terlatih kesejahteraan sosial khusus penanggulangan bencana. Sehingga ditingkat kabupaten Tagana ber SK Kepala Dinas, seperti Purworejo anggota Tagana memiliki dasar SK dari Kepala Dinsosdukkbppp. Tagana mempunyai tugas membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan penanggulangan bencana, yakni pada pra bencana, tanggap darurat, pasca bencana, dan tugas-tugas penanganan permasalahan sosial lainnya yang terkait dengan penanggulangan bencana.

Sedangkan untuk Kabupaten Purworejo jumlah anggota Tagana mencapai 48 orang terdiri 41 putra dan 7 putri. Terdapat pula disabilitas, sebagai upaya untuk memberikan konseling bagi korban bencana yang mengalami cacat permanen akibat bencana alam. Pekerjaan anggota Tagana dari berbagai profesi, yakni dari mulai ASN, perangkat desa, penjahit, pedagang, hingga pekerja serabutan. Tagana dibekali pelatihan terkait kebencanaan, sehingga paham cara penanggulangan bencana.

Salah satu anggota Tagana, Joko (25) yang bekerja serabutan asal Bagelen, mengaku bergabung di Tagana sebagai sukarelawan penanganan bencana, karena keinginannya untuk memberikan pertolongan disaat orang sedang kesusahan tertimpa musibah bencana alam. “Saya merasakan bahagia ketika orang yang saya tolong selamat, utamanya disaat orang yang terkena bencana bisa kenyang tidak mengalami kelaparan.   Disamping kebencanaan, pada bulan Romadhon ini, kami juga membantu pendistribusian sembako dan beras disejumlah desa yang diserahkan oleh Bu wakil bupati,” ujarnya.  

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan