News

MUI Puworejo Keluarkan Surat Edaran Ibadah Dalam Situasi COvid-19

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo mengeluarkan surat edaran tentang Penyelenggaraan Ibadah Sholat Jum’at, Sholat Rawatib Dan Amaliyah Ramadhan Tahun 1441 H/2020 M Dalam Situasi Darurat Covid-19. Surat bernomor 009/MUI/KAB/IV/2020 itu, ditandatangani Ketua MUI Purworejo KH Machin Sadzali tertanggal 16 April 2020.

Surat edaran itu diterbitkan setelah mendengar, mencermati dan menimbang pendapat dan usulan peserta rapat Komisi Fatwa MUI Kabupaten Purworejo dengan PC Nahdlatul Ulama, PD Muhammmadiyah, DMI Kabupaten Purworejo, Pemerintah Kabupaten Purworejo, Kementerian Agama Kabupaten Purworejo. Selain itu juga berdasarkan Taushiyah Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Menyambut Ramadhan Dalam Situasi Covid-19  dan Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE.6 Tahun 2020 tanggal 6 April 2020 Tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah Pandemi Wabah Covid-19.

Poin-poin surat edaran tersebut antara lain bagi masjid/musholla di wilayah yang berisiko tinggi (masjid perkotaan dan transit/di pinggir jalan raya) dianjurkan untuk tidak menyelenggarakan sholat Jum’at (mengganti dengan sholat dhuhur di rumah) serta tidak menyelengarakan jamaah sholat rawatib, sholat tarawih dan iktikaf, namun adzan tetap dikumandangkan.

Bagi ta’mir masjid dan musholla di daerah yang aman, apabila akan menyelenggarakan sholat jum’at, sholat rawatib, dan sholat tarawih, maka dimohon benar-benar mengikuti protokoler pemerintah. Antara lain masjid/mushalla terlebih dahulu di semprot disinfektan, takmir melakukan cek suhu badan (untuk yang suhunya 38 derajat celcius atau lebih dimohon kembali ke rumah). Orang yang terdapat gejala batuk, pilek dan sesak nafas dan yang baru pulang dari daerah terjangkit  dimohon untuk tidak mengikuti kegiatan di masjid/mushalla.

Jamaah diminta untuk cuci tangan pakai sabun sebelum masuk masjid/mushalla. Takmir tidak menggelar karpet dan jamaah membawa sajadah sendiri, jamaah menjaga jarak minimal 1 Meter, tidak berjabat tangan (kontak fisik), memakai masker. Untuk ibu-ibu dan anak-anak tetap beribadah di rumah.

Dalam hal amaliyah Ramadhan seperti buka bersama, tadarus, pengajian peringatan Nuzunul Qur’an dan sebagainya, agar dilaksanakan dirumah masing-masing. Selain itu dianjurkan  memperbanyak tobat, dzikir, dan doa serta shodaqoh. Untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun 1441 H menunggu ketentuan lebih lanjut.

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan