News

Purworejo Belum Ada Suspek Corona

Guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) termasuk isu-isu yang menyertainya, Pemkab Purworejo telah melaksanakan rapat secara terus menerus. Seperti dalam Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial di Ruang Otonom Setda Purworejo, Kamis (12/3/2020) yang dipimpin Sekda Purworejo Drs Said Romadhon dan dihadiri Forkopimda serta dinas terkait.

Sekda Purworejo Drs Said Romadhon membenarkan jika terdapat lima orang yang masuk dalam kriteria Orang Dengan Pemantauan (ODP) di Kabupaten Purworejo. Kelimanya memiliki riwayat pulang dari wilayah/negara yang terjangkit (sesuai dengan perkembangan penyakit) dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala.

Dijelaskan bahwa ada empat kriteria penanganan kasus Covid-19 yakni Orang Dengan Pemantauan (ODP), Kasus/Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Pasien /Kasus Suspek dan Kasus Terkonfirmasi (+ lab). ODP berarti semua orang yang masuk ke wilayah Indonesia, baik Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNI) dan berasal dari suatu negara yang telah dikonfirmasi penularan COVID-19 antar manusia.

Sedangkan PDP adalah orang yang sebelumnya ODP, namun mengalami beberapa gejala seperti influenza sedang hingga berat seperti batuk, pilek, demam, dan gangguan napas. Kasus Suspek apabila pasien mengalami seperti ODP dan PDP, namun belum diperiksa spesimennya. Sedangkan Kasus Terkonfirmasi apabila sudah diperiksa dan dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

“Dari kelima orang tersebut, kesemuanya baru masuk kriteria ODP. Empat orang telah dinyatakan sehat dan sudah tidak masuk dalam kategori ODP. Sedangkan satu orang dalam kondisi flu dan masih masuk dalam kategori ODP,” jelasnya.

Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi penyebaran wabah ini. Diantaranya, menyampaikan sosialisasi dan pedoman penanganan kewaspadaan pada Fasyankes (Puskesmas, Klinik, RSUD, RSU Swasta), lintas sektoral, Camat, Kades dan sekolah-sekolah. 

Selain itu, Dinas Kesehatan juga telah mengaktifkan Surveilans dan TGC Dinkes dan menyiapkan RSUD Tjitrowardojo untuk kesiapan sebagai Rumah Sakir Rujukan pasien suspek Covid-19.

Gejala Covid-19 yang perlu diwaspadai adalah adalah panas sampai dengan 14 hari, batuk pilek, dan pneumonia (sesak nafas). Selain itu juga disertai faktor resiko yaitu kontak dengan pasien yang suspek Covid-19 atau pernah bepergian ke tempat terjangkit.

Masyarakat dihimbau untuk menghindari kontak dengan virus dan meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran tubuh. Jaga kebersihan diri dengan segera mandi dan mencuci baju yang dipakai sehabis bepergian,  sering mencuci tangan pakai sabun (CTPS) atau cairan pembersih .

Selain itu tingkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh dengan berolah raga, makanan bergizi dan seimbang, istirahat cukup, kelola stres dan minum suplemen yang tepat bila diperlukan.

 

Kesimpulannya, hingga saat ini belum ditemukan kasus suspek virus corona di Kabupaten Purworejo. Masyarakat dihimbau untuk tidak panik, dan mencari sumber informasi yang valid supaya tidak disesatkan oleh kabar yang belum tentu kebenaranya.

 

 

Guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) termasuk isu-isu yang menyertainya, Pemkab Purworejo telah melaksanakan rapat secara terus menerus. Seperti dalam Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial di Ruang Otonom Setda Purworejo, Kamis (12/3/2020) yang dipimpin Sekda Purworejo Drs Said Romadhon dan dihadiri Forkopimda serta dinas terkait.

Sekda Purworejo Drs Said Romadhon membenarkan jika terdapat lima orang yang masuk dalam kriteria Orang Dengan Pemantauan (ODP) di Kabupaten Purworejo. Kelimanya memiliki riwayat pulang dari wilayah/negara yang terjangkit (sesuai dengan perkembangan penyakit) dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala.

Dijelaskan bahwa ada empat kriteria penanganan kasus Covid-19 yakni Orang Dengan Pemantauan (ODP), Kasus/Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Pasien /Kasus Suspek dan Kasus Terkonfirmasi (+ lab). ODP berarti semua orang yang masuk ke wilayah Indonesia, baik Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNI) dan berasal dari suatu negara yang telah dikonfirmasi penularan COVID-19 antar manusia.

Sedangkan PDP adalah orang yang sebelumnya ODP, namun mengalami beberapa gejala seperti influenza sedang hingga berat seperti batuk, pilek, demam, dan gangguan napas. Kasus Suspek apabila pasien mengalami seperti ODP dan PDP, namun belum diperiksa spesimennya. Sedangkan Kasus Terkonfirmasi apabila sudah diperiksa dan dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

“Dari kelima orang tersebut, kesemuanya baru masuk kriteria ODP. Empat orang telah dinyatakan sehat dan sudah tidak masuk dalam kategori ODP. Sedangkan satu orang dalam kondisi flu dan masih masuk dalam kategori ODP,” jelasnya.

Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi penyebaran wabah ini. Diantaranya, menyampaikan sosialisasi dan pedoman penanganan kewaspadaan pada Fasyankes (Puskesmas, Klinik, RSUD, RSU Swasta), lintas sektoral, Camat, Kades dan sekolah-sekolah. 

Selain itu, Dinas Kesehatan juga telah mengaktifkan Surveilans dan TGC Dinkes dan menyiapkan RSUD Tjitrowardojo untuk kesiapan sebagai Rumah Sakir Rujukan pasien suspek Covid-19.

Gejala Covid-19 yang perlu diwaspadai adalah adalah panas sampai dengan 14 hari, batuk pilek, dan pneumonia (sesak nafas). Selain itu juga disertai faktor resiko yaitu kontak dengan pasien yang suspek Covid-19 atau pernah bepergian ke tempat terjangkit.

Masyarakat dihimbau untuk menghindari kontak dengan virus dan meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran tubuh. Jaga kebersihan diri dengan segera mandi dan mencuci baju yang dipakai sehabis bepergian,  sering mencuci tangan pakai sabun (CTPS) atau cairan pembersih .

Selain itu tingkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh dengan berolah raga, makanan bergizi dan seimbang, istirahat cukup, kelola stres dan minum suplemen yang tepat bila diperlukan.

Kesimpulannya, hingga saat ini belum ditemukan kasus suspek virus corona di Kabupaten Purworejo. Masyarakat dihimbau untuk tidak panik, dan mencari sumber informasi yang valid supaya tidak disesatkan oleh kabar yang belum tentu kebenaranya.

Berita Terpopuler

Pemkab Purworejo Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19
News

Pemkab Purworejo Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020

Kabupaten Purworejo memperpanjang masa Tanggap Darurat Covid-19 selama 14 hari, terhitung mulai tang....


Layak Dicontoh, Lingkungan Dukung Isolasi Mandiri
News

Layak Dicontoh, Lingkungan Dukung Isolasi Mandiri

Rabu, 13 Mei 2020

Layak Dicontoh, Lingkungan Dukung Isolasi Mandiri


Jumlah Positif Covid-19 Tinggi Bukan Aib yang Harus Ditutupi
News

Jumlah Positif Covid-19 Tinggi Bukan Aib yang Harus Ditutupi

Senin, 18 Mei 2020

Jumlah Positif Covid-19 Tinggi Bukan Aib yang Harus Ditutupi