News

OPD Agar Gandeng PKK Sukseskan Kegiatan

Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH mengatakan, TP PKK sebagai mitra pemerintah Kabupaten Purworejo, telah banyak perannya sampai ditingkat masyarakat lini terbawah yakni kelompok dasa wisma. Keberadaan PKK memang diakui sangat membantu kelancaran pembangunan, juga pembangunan di desa kelurahan untuk merealisasikan keluarga sejahtera yang mandiri secara ekonomi.

“Oleh karena itu saya berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dapat menggandeng untuk bekerjasama dengan TP PKK dalam melaksanakan dan mensukseskan kegiatan.Utamanya dalam mensinkronkan program kegiatan. Saya percaya, PKK selalu beres dalam melaksanakan kegiatan,” tutur Yuli Hastuti.

Hal itu disampaikan pada kegiatan Rapat konsultasi TP PKK kabupaten Purworejo di Pendopo kabupaten, Rabu ( 29/1) yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kelik Susilo Ardani SE, Kepala Dinpermasdes Agus Ari Setyadi SSos, Ketua TP PKK Kabupaten Ny Fatimah Verena Prihastyari SE, dan sejumlah Kepala OPD.

Lebih lanjut Yuli Hastuti mengatakan, kegiatan PKK sangat banyak yang dijabarkan dalam 10 program, dari mulai peningkatan ekonomi, kapasitas sumber daya manusia, kesehatan, program pelunasan PBB, pemahaman kesadaran hukum, dan lain-lain. Untuk merealisasikan program dibtuhkan dukungan anggaran terutama PKK ditingkat desa dan kelurahan.

            Maka perlunya pemerintah desa kelurahan dapat mengalokasikan tambahan anggaran. Karena masih ada desa yang menganggarkan PKK relatif kecil yakni berkisar Rp. 3 juta hingga Rp.10 juta. Ini masih sangat minim untuk melaksanakan kegiatan. “Namun ada juga desa yang sudah menganggarkan dari dana desa sebesar Rp. 56 juta lebih, untuk kegiatan PKK. Seperti yang sudah dilaksanakan di Desa Tlogorejo Kecamatan Purwodadi. Ini bisa menjadi referensi bagi desa kelurahan yang lain, meskipun tidak harus sama besarannya,” harap Yuli Hastuti

            Ketua PKK Ny Fatimah Verena Prihastyari SE mengatakan, program PKK juga ada pada program pemerintah, maka PKK siap bersinergi, mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Program Pemerintah Kabupaten Purworejo. “Kami sangat berharap OPD untuk dapat bersinergi bekerjasama dengan PKK, sehingga tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi dan menjadikan masyarakat mandiri, dapat terwujud,” ujarnya.

            Fatimah juga menyayangkan adanya beberapa desa kelurahan, yang semangatnya sedikit menurun. Ini harus diperhatikan, agar dapat memacu semangat terutama suport dari Ketua TP PKK kecamatan untuk bisa langusng turun ke desa dan kelurahan.  Buktikan keberadaan PKK memang sangat dibutuhkan masyarakat dilingkungannya. “Saya berharap kita bisa bersana-sama meningkatkan kinerja gerakan PKK dengan bhakti dan karya nyata serta bekerja tanpa pamrih,” pintanya.

            Sementara itu Agus Ari Setyadi mengatakan, strategi dipilihnya pengurus PKK Kabupaten berasal dari istri kepala dinas atau kepala bidang dan sebagainya. Ini maksudnya agar bisa bekerja sama untuk sinkronisasi kegiatan-kegiatan PKK. Bukan untuk kongkalikong tapi dengan maksud untuk menyinkronkan maksud dan tujuan PKK ini dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

Diharapkan kepada TP PKK Kecamatan dan desa kelurahan untuk mengikuti musyawarah perencanaaan pembangunan, sampaikan program PKK desa maupun program PKK Kecamatan supaya bisa terakomodir di tahun 2021. Apalagi dengan andanya Pemendes Nomor 11/ 2019 tentang Prioritas Penggunaaan Dana Desa. Bahwa prioritas penggunaan  Dana Desa Tahun 2020, untuk 2 bidang yaitu kegiatan pembangunan dan kegiatan pemberdayaan.

Inilah peluang bagi jajaran TP PKK, kata Agus Ari Setyadi, untuk bisa mengupayakan dan menciptakan kegiatan-kegiatan positif dengan topangan dana-dana dari pemerintah yang bisa dipergunakan. “Saya mohon PKK Kecamatan ataupun PKK Kabupaten, agar bisa mengawal PKK desa bisa mengawal PKK desa. Karena masih banyak aparat desa yang menganggap PKK desa bukan hal yang penting. Sehingga PKK desa, kadang kurang berupaya untuk memperjuangkan kegiatannya agar bisa diakomodir. Hal ini menjadi perhatian yang sangat penting dan saya minta bantuan dari PKK Kabupaten dan PKK Kecamatan,” tandas Agus Ari Setyadi.

Ditambahkan sekretaris PKK Ny Maini Widarti kegiatan Rakon diikuti 200 orang dari pengurus TP PKK kabupaten, dan kecamatan serta semua OPD. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan mempersiapkan evaluasi PKK. Sekaligus pentungnya mengikuti musrenbang untuk mengalokasikan anggaran PKK melalui dana desa untuk menopang kegiatan PKK desa. Ini juga untuk mengetahui permasalahan PKK dan penyelesaiannya di desa.

Berita Terpopuler

Tak Benar, Berita GTT Bergaji Rp 200 Ribu
News

Tak Benar, Berita GTT Bergaji Rp 200 Ribu

Kamis, 11 Juni 2020

Honor GTT Terendah Rp 600 ribu


Purworejo Bersiap Memasuki Aktifitas New Habit
News

Purworejo Bersiap Memasuki Aktifitas New Habit

Rabu, 10 Juni 2020

Pemkab Purworejo segera akan mengakhiri masa tanggap darurat Covid-19 pada 12 Juni 2020.


Positif Tambah Satu, Sembuh tambah Satu dan Dirawat Nihil
News

Positif Tambah Satu, Sembuh tambah Satu dan Dirawat Nihil

Kamis, 11 Juni 2020

Sehari pasca pernyataan pengakhiran masa tanggap darurat Covid-19, muncul kembali 1 kasus positif Co....