News

PMI Tambah Operasional Perahu

PMI Kabupaten Purworejo mendapatkan tambahan peralatan operasional berupa perahu karet untuk mendukung kegiatan kemanusiaan. Terutama dalam memberikan pertolongan evakuasi pada warga di lokasi banjir. Perahu yang merupakan bantuan dana hibah Pemkab Purworejo itu diserahkan bersamaan dengan kegiatan penutupan bulan dana PMI di Arahiwang Setda, pada Rabu (19/12).

            Perahu sebanyak dua buah itu diserahkan Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH kepada PMI Kabupaten Purworejo. Juga sekaligus penyerahan secara simbolis hasil perolehan bulan dana PMI dari Dandim 0708 Purworejo selaku Ketua bulan dana PMI Kabupaten Purworejo Letkol Inf Muchlis Gasim SH MSi kepada Wabup Yuli Hastuti yang diteruskan kepada perwakilan PMI.

            Dalam sambutannya Yuli Hastuti mengatakan, Kabupaten Purworejo termasuk dalam kategori daerah banjir. Sehingga tambahan operasional berupa perahu karet sangat penting agar PMI dalam melakukan pertolongan kemanusiaan bisa lebih cepat menjangkau. Apalagi PMI mengemban misi sangat mulia, yakni memberikan pelayanan dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Pelayanan PMI Kabupaten Purworejo mengutamakan dan membantu masyarakat yang terkenah musibah/bencana.

Terkait bulan dana supaya dalam pelaksanaan kegiatan bisa transparan, karena merupakan dana pengumpulan dari masyarakat. Sehingga pemanfaatan dana, dapat jelas dan tepat sasaran.  Seperti kegiatan untuk kepentingan kemanusiaan dan berbagai pelaksanaan pelatihan dalam mendukung pertolongan kemanusiaan. “Saya sangat apresiasi kepada semua masyarakat yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan Bulan Dana PMI. Juga kepada segenap panitia yang sudah bekerja keras, semoga akan semakin bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya.

            Sementara itu Ketua bulan dana PMI Kabupaten Purworejo Letkol Inf Muchlis Gasim SH MSi mengatakan, penyelenggaraan Bulan Dana PMI Kabupaten Purworejo Tahun 2019 berhasil menghimpun sumbangan sukarela sebesar Rp1.048.011.521. Jumlah ini melampaui 17 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp.900 juta.

Dijelaskan, pendapatan yang diterima berupa sumbangan dari masyarakat mencapai Rp1.129.867.665. Ditambah bunga giro bank Rp1.208.856, maka pendapatan kotor sebesar Rp1.131.078.521. Setelah dikurangi biaya operasional Rp82.250.000 dan saldo rekening yang harus ditinggal di bank Rp815.000, hasil bersih sebesar Rp1.048.011.521.

Perolehan dana tersebut kata Gasim akan dialokasikan untuk Sumbangan Wajib Bulan Dana (SWBD) ke PMI Provinsi Jateng sebesar 10 persen, yakni Rp104.801.152. Untuk PMI Kabupaten Purworejo sebesar 943.210.369. Pemanfaatan dana akan digunakan untuk belanja rutin, biaya program dan kegiatan, serta modal kerja PMI tahun 2020.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas partisipasi masyarakat Kabupaten Purworejo yang telah ikhlas memberikan bantuan, baik berupa material maupun spiritual, sehingga Bulan Dana PMI 2019 dapat terselenggara sukses dengan hasil yang memuaskan. Ini untuk yang kedua kali saya menjadi ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Purworejo. Suksesnya penyelenggaraan Bulan Dana PMI ini menjadi cermin tingginya kepedulian masyarakat Purworejo,” ungkapnya.

Berita Terpopuler

Pemkab Sosialiasikan KMA 494 Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji
News

Pemkab Sosialiasikan KMA 494 Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji

Jumat, 19 Juni 2020

Pemkab Purworejo melalui Bagian Kesra Setda Purworejo mengadakan sosialisasi Keputusan Menteri Agama....


Perbaiki Sejumlah Fasilitas, Puncak Khayangan Sigendol Siap Menerima Wisatawan
News

Perbaiki Sejumlah Fasilitas, Puncak Khayangan Sigendol Siap Menerima Wisatawan

Rabu, 17 Juni 2020

Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM meresmikan pintu gerbang Obyek Wisata Puncak Khayangan Sigendo....


Positif Tambah Satu, Warga Dihimbau Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Tambah Satu, Warga Dihimbau Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 26 Juni 2020

Positif Tambah Satu, Warga Dihimbau Jalankan Protokol Kesehatan