News

Jumlah Peserta Expo 2019 Meningkat, Bukti UMKM Purworejo Berkembang

Sebanyak 220 stand produk unggulan dari Purworejo dan berbagai daerah serta Instansi di Indonesia meramaikan Romansa Purworejo EXPO 2019 yang digelar di Kawasan Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu (30/12). Jumlah peserta yang meningkat, dari tahun lalu hanya 170 peserta menandakan bahwa UMKM di Purworejo terus berkembang.

“Dari jumlah persertanya meningkat dari tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa UMKM di Purworejo telah mampu mengambangkan diri dan usaha mereka. Dengan expo ini diharpakan mampu menjadi pemicu kemajuan UMKM di Purworejo sehingga kedepan semakin berkembang,” kata Bupati usai pembukaan Romansa Purworejo EXPO 2019.

Expo dibuka secara resmi oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Dr Sugeng ditandai dengan pemukulan bedug dan pemotongan pita. Romansa Purworejo EXPO 2019 akan digelar hingga Minggu (3/11).

Hadir Chief d'affairs Afganistan Mr Zamai Wafamal, Second Secretary of Pakistan Mr Hamid Karim, Kabid Kemenkop UKM Sunarto, Direktur Pengelolaan Informasi Ditjen Kemendagri As Tavipiyono, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastusi SH bersama Forkopimda dan sejumlah pejabat Pemkab Purworejo.

Bupati Purworejo menambahkan, jika di era revolusi industry 4.0 ini, persaingan dalam dunia usaha dan perubahan selera konsumen sangatlah cepat dan ketat. Sehingga menuntut semua pelaku ekonomi bekerja keras untuk menghadapi persaingan dan lebih jeli dalam melihat peluang pasar yang ada, dengan memantapkan jaringan usaha dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. 

Menurutnya, keberhasilan para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya akan memberikan dampak positif yang besar terhadap perekonomian masyarakat. Antara lain pendapatan masyarakat akan meningkat, lapangan kerja akan terbuka luas dan berbagai usaha terkait akan tertarik pula untuk berkembang.

Pameran atau expo seperti ini, lanjutnya, bukan hanya sekedar untuk menampilkan potensi daerah saja, tetapi juga bisa menjembatani peluang-peluang usaha dan menjadi lokomotif bisnis. Sehingga semakin sering kegiatan seperti ini diadakan, tentu akan semakin bermanfaat bagi para pelaku usaha maupun masyarakat pada umumnya.

Dirinya berharap melalui event ini dapat membangun citra positif atas berbagai upaya yang telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun swasta, dalam meningkatkan kualitas produk barang dan jasa yang dihasilkan.

“Event ini juga bisa menjadi salah satu wahana pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah, melalui pementasan seni budaya lokal maupun aneka produk lokal yang menjadi ciri khas Kabupaten Purworejo. Sehingga tidak hanya menarik pengunjung dari Kabupaten Purworejo, tetapi juga pengunjung dari luar daerah bahkan dari mancanegara,” imbuh Bupati.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan jika inovasi pemda dibidang penerimaan retribusi telah sangat memudahkan masyarakat. Menurutnya, masih banyak potensi yang bisa ditingkatkan dalam penerimaan elektronifikasi.

Sehingga diharapkan penerimaan asli daerah dapat meningkat, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan. Dengan adanya pembangunan, tentunya akan meningkatkan perekonomian lebih lanjut.

“Saya percaya kedepan, pengembangan ekonomi purworejo kedepan cukup besar. Potensi pariwisata juga cukup besar jika terus dikembangkan. Ini harus kita manfaatkan,” kata Sugeng yang lahir di Banyuurip Purworejo itu.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Purworejo Drs Boedi Hardjono selaku Ketua Panitia Romansa Purworejo Expo 2019 menjelaskan, pelaksanaan Romansa Purworejo Expo Tahun 2019 ini banyak mengalami kemajuan baik secara kuantitas maupun kualitas.

Secara kuantitas, jumlah peserta yang terlibat meningkat, menjadi 220 dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 170 peserta. Mereka tidak hanya dari Kabupaten Purworejo, melainkan juga sejumlah instansi pusat dan kota besar di Indonesia.

Beberapa instansi pusat yang turut membuka stand antara lain Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi, Kementerian Agama, Kementrian Pertanian, Kementrian Ketenagakerjaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Pertanahan Nasional. Sementara dari unsur pemerintah provinsi tercatat ada 2 yang mengikuti, yakni Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Sumatra Utara

Berita Terpopuler

Putus Penyebaran Covid-19, Pemkab Tutup Area Alun-alun Purworejo
News

Putus Penyebaran Covid-19, Pemkab Tutup Area Alun-alun Purworejo

Minggu, 22 Maret 2020

Dinas Pariwisata dan Budaya (Dinparbud) Kabupaten Purworejo sementara menutup seluruh area Alun-alun....


Purworejo Nyatakan Tanggap Darurat Covid-19
News

Purworejo Nyatakan Tanggap Darurat Covid-19

Jumat, 27 Maret 2020

Kabupaten Purworejo dinyatakan Tanggap Darurat Covid-19 terhitung mulai tanggal 28 Maret 2020 pukul ....


Purworejo Belum Ada Suspek Corona
News

Purworejo Belum Ada Suspek Corona

Kamis, 12 Maret 2020

Purworejo Belum Ada Suspek Corona