News

Masih Banyak Bahasa Tulisan, Kurang Sesuai Kaidah

 Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah Dr Tirto Suwondo MHum mengatakan, penggunaan bahasa tulisan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dengan sudah adanya Undang Undang  yang mengatur, maka dalam penggunaan bahasa tulisan harus benar.

“Namun pada kenyataannya masih terdapat bahasa tulisan yang tidak sesuai kaidah dan juga masih banyak menggunakan bahasa asing. Hal ini ditemukan di beberapa kabupaten kota di Jawa Tengah. Salah satunya di Kabupaten Purworejo, terutama penggunaan bahasa yang terpampang pada layanan publik,” tandas pada kegiatan penyuluhan penggunaan bahasa media luar ruang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Plaza Purworejo tersebut, juga dihadiri Emma Maemunah SPd MHum narasumber dari Balai Bahasa jawa Tengah, Asisten Administrasi dan Kesra Drs Pram Prasetyo Achmad MM, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sukmo widi Harwanto SH MM, dan dinas instansi terkait.

            Lebih lanjut Tirto Suwondo mengatakan, bahasa tulisan yang paling tampak pada media luar ruang baik pada kantor-kantor pemerintahan maupun kantor-kantor Perusahaan swasta. Seperti bahasa tulisan yang pada papan yang menunjukkan nama kantor dan alamat, juga pada layanan umum, pusat-pusat perdagangan, tempat usaha, rumah makan, hotel, dll. “Setelah kami melakukan surve, ternyata selain masih banyak yang menggunakan bahasa inggris, juga beberapa penggunaan singkatan tulisan dalam bahasa indonesia, banyak yang kurang benar,” ujarnya.

            Karena alasan itulah, kata Tirto Suwondo pihak Balai Bahasa Jawa Tengah mengadakan penyuluhan di kabupaten kota se Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Purworejo. Tujuannya untuk memartabatkan bahasa Indonesia. Kita sebagai warga negara Indonesia yang harus menjunjung tinggi hasa Indonesia. “Bukan berarti menghindari bahasa inggris, tetapi lebih mengutamakan bahasa indonesia. Maka dalam penggunaan media luar ruang, yang benar bahasa indonesia dulu baru kemudian bahasa asing. Contohnya ruang rapat/meeting room, satpam/scurity, sekolah/schol, dan lainnya,” jelasnya.    

Sedangkan dalam menggunakan bahasa tulisan pada papan kantor, yang benar penulisan jalan ditulis lengkap tidak boleh disingkat Jl atau Jln. Demikian juga pada tulisan nomor, faximile, telepon. Tulisan ini tidak boleh di singkat jadi no, fax, telp. tetapi harus ditulis lengkap. “Penulisan-penulisan yang benar harus dimulai. Tentunya dibuat komitmen terlebih dahulu dari pemerintah kabupaten, sehingga penggunaan bahasa tulisan bisa seuai kaidah,” harapnya.

Sementara itu Pram Prasetyo Achmad yang membuka kegiatan tersebut dan sangat mengapresiasi diadakanya penyuluhan penggunaan bahasa media luar ruang. Dalam penggunaan bahasa tulisan, sangat penting mengacu pada aturan. Bahasa membawa martabat bangsa, dan kita yang harus utama memartabatkan bahasa indonesia. Tentu lebih bagus ketika kita memulai menggunakan bahasa yang benar sesuai kaidah.

Sukmo Widi Harwanto menjelaskan, kegiatan penyuluhan penggunaan bahasa media luar ruang  diikuti sekitar 40 orang dari OPD, sekolah, serta perwakilan perusahaan swasta. Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang penulisan yang benar pada penggunaan bahasa tulisan media luar ruang.   

Berita Terpopuler

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia
News

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia

Senin, 11 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan ke-74 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Desa Wareng Kecamatan Butu....


Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng
News

Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng

Kamis, 07 November 2019

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sholallahu â€Â&Acir....


Saba Desa, Bupati Makan Nasi Takir Bersama Warga Pamriyan
News

Saba Desa, Bupati Makan Nasi Takir Bersama Warga Pamriyan

Jumat, 22 November 2019

Saba Desa di Desa Pamriyan Kecamatan Pituruh Purworejo, Rabu (20/11/2019), Bupati Purworejo Agus Bas....