News

Ribuan KPM Penuhi Alun-alun, Ikuti Gebyar PKH

Sedikitnya 15 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengikuti Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Purworejo tahun 2019, di Alun-alun Purworejo, Rabu (9/10). Kegiatan yang diikuti KPM dari 16 Kecamatan di Purworejo itu dibuka oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM ditandai dengan pemukulan bedug.
Turut hadir Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, Ketua DPRD Dion Agasi Setyabudi SIkom, Sekda Drs Said Romadhon, Perwakilan Forkopimda dan Kepala OPD terkait. 
Kasubid Sosial Kementerian Sosial RI Keke Komarawati mengatakan, pada tahun 2018 di Jakarta pernah melaksanakan kegiatan seperti ini namun jumlahnya kalah jauh dari Purworejo.
"Ini baru pertama kali dan yang terbanyak pesertanya yang diikuti KPM PKH sebanyak 15 ribu. Mudah-mudahan ini menginspirasi seluruh daerah, tidak hanya di Jawa Tengah tetapi seluruh PKH di 34 provinsi," kata Keke.
Dirinya mengapresiasi kegiatan yang merupakan inisiatif para pendamping PKH di Purworejo. Penerima manfaat secara nasional, Jawa Tengan urutan kedua terbanyak. Karena jumlahnya yang banyak, diharapkan juga banyak menggraduasi KPM PKH.
"Upaya hari ini ada sekitar 3000 yang gaduasi sebagai satu momemt yang sangat bagus. mudah-mudah tidak hanya Purworejo saja. Ini sangat luar biasa. Saya kira semua daerah pasti bisa kalau punya kemauan," imbuhnya.
Bupati Agus Bastian program PKH merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan yang di kembangkan oleh pemerintah untuk membantu rumah tangga sangat miskin mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan. Tujuan utamanya untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM terutama pada kelompok masyarakat miskin. Keluarga sangat miskin yang menjadi sasaran PKH, merupakan bagian nyata dari kehidupan masyarakat.
Dikatakan bupati, persentase penduduk miskin Purworejo pada tahun 2018 sebesar 11,67 persen, turun dibanding tahun 2017 sebesar 13,81 persen dan 13,91 persen tahun 2016 . Namun pada tahun 2018 tingkat kemiskinan di Purworejo masih berada di atas rata-rata tingkat kemiskinan Jawa Tengah dan Nasional yaitu 11,19 dan 9,82 persen.
Program PKH sendiri di Kabupaten Purworejo mulai dilaksanakan pada September 2012 dengan sasaran 13.250 KPM. Program tersebut terus mengalami perluasan cakupan penerima, sehingga sampai tahun 2019 ini berjumlah 32.051 KPM  dan sudah meluluskan 5.100 KPM.
“Akhirnya saya berharap, mudah-mudahan program PKH bisa dilaksanakan dengan sabaik-baiknya, sehingga akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, kata bupati.
Ketua Panitia kegiatan Juli prabowo kegiatan ini bertujuan sebagai ajang silaturahim seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pendamping, penerima dan instansi terkait agar semakin menyatu dan sampai pada tujuan yang ingin dicapai.
Program PKH bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup KPM, juga untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan KPM. Selain itu untuk menciptakan perilaku dan kemandirian keluarga. Tujuan selanjutnya untuk mengurangi kesenjangan kemiskinan.
Dijelaskan Juli, kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan persaudaran, menambah pengetahuan wawasan dan sharing pengetahuan. Ada lima kagiatan, yakni senam bersama, wisuda graduasi  176 KPM diwakili 15 KPM perwakilan, pameran kelompok usaha PKH dan pameran produk, lomba mewarnai anak 160 anak KPM, dan loma paduan suara.

"Kegiatan ini merupakan yang pertama kita adakan di Purworejo. Mungkin ini yang terbesar di Jawa Tengan yang melibatkan KPN," ujar Juli.

 

Berita Terpopuler

Wabup Respon Bantuan Mesin Rem PT Chemco
News

Wabup Respon Bantuan Mesin Rem PT Chemco

Kamis, 19 September 2019

pemerintahan


Bupati Hadiri HUT SMP Negeri 8 Purworejo yang ke 44
News

Bupati Hadiri HUT SMP Negeri 8 Purworejo yang ke 44

Selasa, 01 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM hadir dalam peringatan HUT SMP Negeri 8 Purworejo yang ke 44, Se....


Festival Budaya Lokal, Kemasan Baru Merti Desa Kemanukan
News

Festival Budaya Lokal, Kemasan Baru Merti Desa Kemanukan

Rabu, 09 2019

Festival Budaya Lokal, Kemasan Baru Merti Desa Kemanukan