Seputar Pembangunan

TMMD Sengkuyung Tahap III Wirun Resmi Dimulai

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III di Desa Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo Tahun 2019 resmi dimulai. Pembukaan ditandai dengan pemukulan ketongan oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM saat upacara pembukaan di Lapangan GOR Desa Wirun, Rabu (2/10).

Sebelumnya dilakukan penyerahan alat-alat kerja secara simbolis oleh bupati kepada perwakilan TNI/LINMAS/Warga. Juga dilakukan penandatangan berita acara penyerahan rencana pelaksanaan proyek TMMD.

Hadir Dandim 0708 Purworejo diwakili Captain Danramil Tur Sutrisna, Forkopimda, Pimpinan OPD terkait, Camat dan sejumlah tamu undangan. Dalam pembukaan tersebut juga diselingi hiburan penampilan tari dolalak, senam tobelo dan senam kaka enda bersama ibu-ibu Persit, Bayangkari dan PKK.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Bupati menyatakan bahwa melalui TMMD Sengkuyung Tahap III ini merupakan aksi nyata yang menunjukan spirit kegotong-royongan dan kebersamaan.

Program TMMD inilah bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan saat ini. Seperti mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, hingga memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme.

Menurutnya, untuk mengatasi persoalan itu, tidak mungkin hanya mengandalkan peran Pemerintah Pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja. Semua harus bersinergi serta bekerjasama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.

Gubernur menambahkan, sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta Pemerintah Pusat dan Daerah melalui TMMD seperti inilah menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai isu/persoalan terkini dengan solusi.

Nyala kreativitas di tingkat desa juga harus dihidupkan agar potensi desa makin optimal sehingga pada gilirannya masyarakat desa makin mandiri dan sejahtera kehidupannya.

 

Pada akhirnya melalui TMMD ini, Gubernur mengajak untuk mengoptimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemisknan, pengangguran dan penyelesaian PR-PR kita lainnya di Jawa Tengah.

“Kita ingin desa-desa di Jateng makin maju dan mandiri dengan tetap mempertahankannya sebagai sebuah entitas unik, dengan kearifan lokal yang selalu terjaga. Saatnya kita lanjutkan karya bhakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi. Bersama kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan di negeri ini,” pungkas Bupati membacakan sambutan Gubernur Jateng.

Prasetyo pasiter kapten infranrti. 

Sementara itu, Pasi Ter Kodim 0708 Purworejo Kapten Infanteri Setyo Herdianto dalam laporannya mengatakan, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2019 di laksanakan selama 30 hari. Untuk sasaran fisik antara lain pembuatan cor blok sepanjang 300 meter dan 584 meter, lebar 3 meter dan 2,5 meter dengan ketebalan 12 cm.  

Sementara sasaran non fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan penanaman nilai-nilai ideologi Pancasila, penyuluhan narkoba, agama, pencegahan KDRT, penegakan perda hingga penyuluhan bela negara.

Jumlah anggaran yang digunakan berasal dari APBD Provinsi sebesar Rp 180 juta, APBD Kabupaten Rp 120 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp 70 juta.

Sebelum meninggalkan kegiatan, bupati beserta rombongan meninjau lokasi TMMD. Bupati secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan cor blok.

Berita Terpopuler

Upaya Entaskan Kemiskinan, Desa Puspo Bruno Jadi Desa Dampingan Dinas KUKM Provinsi
Seputar Pembangunan

Upaya Entaskan Kemiskinan, Desa Puspo Bruno Jadi Desa Dampingan Dinas KUKM Provinsi

Kamis, 03 2019

Desa Puspo Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo ditunjuk sebagai desa dampingan Dinas Koperasi, Usaha....


Sambut Hadirnya YIA, Desa Depokrejo Bangun Rest Area
Seputar Pembangunan

Sambut Hadirnya YIA, Desa Depokrejo Bangun Rest Area

Rabu, 18 September 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM meletakkan batu pertama pembangunan Rest Area Desa Depokrejo yan....