Masuk Toko Modern, Produk UMKM Purworejo Naik Kelas

Sebanyak 24 produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Purworejo masuk ke dalam toko modern Indomart. Peluncuran produk UMKM ditandai dengan penandatanganan pakta kerjasama antara Pemkab dengan pihak Indomart, saat acara grand opening Indomart kantor pos, Senin (30/9).

Hadir Bupati Purworejo yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda (Asisten II Sekda) yang juga Plt DINKUKMP Drs Boedi Hardjono didampingi Kepala Dinperinaker, Kepada Satpol PP dan Camat Purworejo.

Asisten II Sekda Drs Boedi Hardjono mengatakan bahwa Pemkab Purworejo senantiasa memberikan dukungan dalam rangka menumbuhkembangkan dan memajukan UMKM. Keberadaan UMKM tidak hanya turut mengembangkan berbagai potensi daerah Purworejo. Namun juga turut mendukung dinamisasi positif perekonomian daerah dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Boedi, hingga saat ini pemda telah memiliki binaan UMKM yang sangat banyak. Mulai dari olahan makanan, handycraft, batik dan sebagainya yang tersebar di 16 kecamatan.

Namun ada beberapa permasalahan yang dialami UMKM Purworejo, diantaranya kesulitan pemasaran, sulit masuk pertokoan modern dan metode pemasaran yang sebagian besar masih menggunakan cara tradisional.

Dirinya berharap dengan adanya launching produk UMKM Purworejo di toko modern Indomart, dapat menjadi salah satu solusi kongkrit dalam mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi.

“Saya berharap produk UMKM ini bisa ditempatkan pada wadah/display yang strategis, setidaknya di semua toko Indomart yang ada di Kabupaten Purworejo,” katanya.

Boedi meminta agar pelaku UMKM terus berupaya mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas produk yang sudah dipajang di toko modern. Sehingga konsumen akan merasa puas membeli produk yang dihasilkan UMKM, yang akan memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM maupun citra Indomart sebagai etalasenya.

“Mudah-mudahan kerjasama ini bisa berkembang di masa-masa mendatang, dalam rangka pemberdayaan UMKM Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.

Suharsan selaku Branch Manager Indomart area Yogyakarta menjelaskan, setiap produk yang masuk ke Indomart harus memilik kriteria tertentu. Produk UMKM yang masuk harus memiliki izin edar, kemasannya aman, dan adanya label halal disetiap produk.

“Kami bukan ingin mempersulit produk UMKM untuk masuk Indomart, tetapi harus mengikuti aturan pemerintah. Semua harus sesaui aturan, agar kami juga aman dalam memasarkannya,” terang Suharsan.

Dijelaskan Suharsan, terdapat ratusan item produk yang ingin masuk ke Indomart. Namun jadi jumlah tersebut, saat ini baru 24 item produk yang bisa masuk. Semua produk tersebut akan dipasarkan diseluruh Indomart di Purworejo.

Bagi produk UMKM lainnya, Suharsan mengatakan jika masih ada kesempatan bagi produk tersebut untuk masuk. Dirinya berharap kedepan dinas terkait dapat terus memberikan pendampingan, agar pruduk UMKM lainnya lebih cepat dalam memenuhi kriteria yang syaratkan.

“Kebanyakan yang tidak lolos karena kendala kemasan dan izin yang belum ada. Kalau memang produknya sudah bagus dan mendapat izin ya tidak masalah,” ujar Suharsan.

Suharsan juga mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan produk UMKM Purworejo dapat dimasukan secara nasional di toko indomart seluruh Indonesia. Namun ada syarat lain yang harus dipenuhi, salah satunya produk tersebut harus memiliki kualitas yang bagus dan bertahan lama.

“Ada produk di Indomart yang dulunya produk UMKM, tetapi sekarang sudah nasional. Jadi semua memungkinkan, tergantung kesiapan UMKM itu sendiri,” pungkasnya.