News

Konsumsi Ikan Kurangi Resiko Stunting

Membiasakan konsumsi ikan harus dimulai sejak dini, mengingat kandungan vitamin dan gizi pada ikan sangat tinggi dan sehat. Dari mulai kandungan asam omega, protein, kalsium, vitamin A,D, bahkan ikan juga sangat rendah lemak. Selain itu mengonsumsi ikan dapat mengurangi resiko masalah hambatan pertumbuhan (stunting).

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo Ny Dra Erna Setyowati Said Romadlon saat menyampaikan pemaparan materi tentang peran ibu dalam meningkatkan konsumsi ikan melalui pemenuhan gizi keluarga, pada kegiatan sosialisasi Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), di Aula TP PKK Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah itu dihadiri Kabid Usaha dan Pengembangan Komoditas Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Sri Astuti, Sekretaris Dinpermasdes Dra Titik Mintarsih MPd, Kabid Perikanan Kabupaten Purworejo dn dinas instansi terkait.

Lebih lanjut Erna Saud mengatakan, peningkatan konsumsi ikan supaya teus dikenalkan kepada masyarakat terutama kaum Ibu, mengingat kandungan gizi pada ikan mampu mengatasi stunting. Masalah stunting ini harus diupayakan penekannya sehingga tidak semakin banyak yang lahir stunting karena kekuranga gizi. “TP PKK yang memiliki jaringan sampai ditingkat dasa wisna, diharapkan akan dapat berperan untuk ikut mensosialisasikan gemarikan,” harapnya.

Sementara itu Sri Astuti mengatakan, tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah sebesar 30,64 Kg/Kap/tahun masih di bawah rata-rata AKI Nasional yaitu sebesar 50,69 Kg/Kap/tahun. Jawa tengah masih jauh dari rata-rata nasional, dan ini menjadi tantangan bagi kita semua mengingat potensi sumber daya Ikan Jawa Tengah sangat besar.

Demikian juga berdasar data di Kabupaten Purworejo kata Sri Astuti. meski mengalami kenaikan sebesar 1,95 persen untuk tahun 2018. Hal itu masih sangat di bawah angka konsumsi ikan nasional. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat konsumsi ikan di Purworejo antara lain harga ikan di Purworejo relatif mahal, masak ikan termasuk merepotkan bagi Ibu-ibu ruah tangga, lamanya proses pembersihan duri, jeroan dan sisik ikan.

Menurutnya, beberpa faktor mempengaruhi tingkat konsumsi ikan rendah sehingga masyarakat di suatu daerah kurang dalam mengkonsumsi ikan. “Padahal di JawaTengah ini tingkat produksi ikannya tinggi. Termasuk di Kabupaten Purworejo produksi ikan cukup lumayan. Apalagi memiliki Tempat pelengan ikan di daerah selatan yang tentu saja nelayan dalam menghasikan ikan tangkapannya masih sangat segar. Ini yang harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat mau beralih menyukai ikan,” harapnya.

Dalam kegiatan sosialisasi yang diikuti 100 orang peserta dari unsur TP PKK se Kabupaten Purworejo tersebut, juga diserahkan bantuan makanan olahan ikan.

 

Berita Terpopuler

Upacara Hari Pahlawan Tingkat Jateng Dipusatkan Di Purworejo
News

Upacara Hari Pahlawan Tingkat Jateng Dipusatkan Di Purworejo

Rabu, 06 November 2019

Hari Pahlawan tingkat Jateng dipusatkan di Purworejo


Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia
News

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia

Senin, 11 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan ke-74 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Desa Wareng Kecamatan Butu....


Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng
News

Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng

Kamis, 07 November 2019

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sholallahu â€Â&Acir....