News

KH R Abdul Hakim Chamid Pimpin Doa Awal Tahun

Pemerintah Kabupaten Purworejo mengakhiri Tahun 1440 Hijriyah dan mengawali 1441 Hijriyah dengan menggelar doa bersama yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Purworejo.  Doa bersama yang dihadiri Bupati itu, langsung dipimpin KH Raden Abdul Hakim Chamid dari Pondok Pesantren Nuril Anwar Maron, pada Sabtu (31/8) malam.

Selain membaca doa akhir tahun juga dilakukan sholat Magrib berjamaah dan dilanjutkan membaca doa bersama sebagai langkah mengawali tahun baru Islam 1441 Hijriyah. Doa awal tahun itu juga ditandai dengan pemukulan bedug dan pemotongan tumpeng oleh Bupati yang diserahkan KH R Abdul Hakim Chamid.

Dalam sambutannya Bupati Agus bastian SE MM mengatakan, Tahun Baru Hijriyah yang ditandai dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, telah membawa perubahan besar terhadap peradaban umat manusia dari zaman jahiliah menuju peradaban madaniah di bawah naungan cahaya Illahi. Dengan kata lain Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassalam telah melakukan perubahan yang paling fundamental, dari kehidupan yang tidak memiliki peradaban ke arah kehidupan yang religius, demokratis, penuh rahmat dan kasih sayang.

Menurut Bupati, teladan yang diberikan oleh Rasulullah kepada kita semua, memberikan inspirasi penting untuk membangun sebuah peradaban baru di masa yang akan datang, dimana kita dapat mengambil pelajaran bagaimana beliau mulai membangun peradaban Islam dari tataran individual menuju tataran sosial yang lebih baik. “Momentum pergantian Tahun Baru Hijriyah ini diharapkan dapat menjadi wahana untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala, atas nikmat yang telah diberikan selama satu tahun silam dan memohon bimbingan serta perlindungan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Momentum Tahun Baru Hijriyah kata Bupati, merupakan saat yang tepat untuk meneguhkan kembali komitmen berhijrah kita. Hijrah dalam arti meninggalkan segala keburukan, menuju kebaikan, dari kegelapan menuju cahaya. Komitmen berhijrah ini marilah kita jadikan ruh dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

KH Raden Abdul Hakim Chamid mengatakan, kita sebagai mukmin harus bisa menuju lebih baik. Paling tidak kita mau instropeksi diri untuk lebih berkualitas dalam menjalani kehidupan di dunia. Apalagi kematian sudah pasti terjadi hanya waktunya yang tidak tahu. “Mau ngeyel ya tetap mati bahkan kematian datang setiap saat yang kita tidak pernah tahu kapn datangnya. Maka harus berhati-hati dengan menjadikan hari besok berniat lebih baik, jangan sampai salah kedua kali. Manusia yang diberi kesempurnaan lebih tinggi dari makhluk lain,  harus bisa cerdas terutama dalam berupaya untuk terus memperbaiki kualitas dalam melaksanakan amalan-amalan dan ibadah kepada Alloh SWT,” tuturnya .

Berita Terpopuler

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia
News

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia

Senin, 11 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan ke-74 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Desa Wareng Kecamatan Butu....


Upacara Hari Pahlawan Tingkat Jateng Dipusatkan Di Purworejo
News

Upacara Hari Pahlawan Tingkat Jateng Dipusatkan Di Purworejo

Rabu, 06 November 2019

Hari Pahlawan tingkat Jateng dipusatkan di Purworejo


Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng
News

Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng

Kamis, 07 November 2019

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sholallahu â€Â&Acir....