News

HUT RI, DWP Bantu Pasien Gangguan Jiwa

Dalam rangka peringatah Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo melakukan anjangsana di dua Panti khusus penderita gangguan kejiwaan. Anjangsana sekaligus menyerahkan bantuan untuk dapat dimanfaatkan.

            Penyerahan bantuan dilakukan Pembina DWP Kabupaten Purworejo Ny Fatimah Verena Prihastyari SE, dan Ketua DWP Ny Dra Erna Setyoawti Said Romadhon, di Panti Plandi yang berlokasi di Desa Wangunrejo Kecamatan Banyuurip, dan Panti Tirto Jiwo rehabilitasi sosial gangguan jiwa yang bertempat di Desa Kalinongko Kecamatan Loano. Sedangkan jumlah pasien di Panti Plandi sebanyak 60 orang, dan panti Tirto Jiwo sebanyak 15 orang.

            Ny Fatimah Verena Prihastyari mengatakan, Panti yang khusus menangani penderita kejiwaan ini sangat mulia. Mengingat harus berhadapan dengan pasien dengan berbagai macam gangguan jiwa. Tentu kita juga harus memiliki rasa peduli dengan sesama, termasuk dengan Panti ini. Tidak saja  mengungjungi secara langsung dengan membantu, namun juga memberikan semangat. Supaya pasien gangguan jiwa dapat segera sembuh, karena salah satu kesembuhannya melalui pendekatan komunikasi dan tentu konsumsi obat harus dilakukan secara rutin.

            Harapannya kata Ny Fatimah Prihastyari, pasien di Panti tidak bertambah jumlahnya tapi dapat berkurang. Sehingga pasien yang sudah sembuh dapat kembali berkumpul dengan keluarga dan bermasyarakat menjalani kehidupan normal. “Jika sembuh harus dilatih untuk beraktifitas atau berlatih keterampilan, agar dapat mandiri. Dengan mempunyai kesibukan, maka akan mengasah pikirannya menjadi lebih baik,” tuturnya.

            Sementara itu Ny Erna Said mengatakan, kegiatan anjangsana ini dalam rangka peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI. Melalui peringatan ini, DWP mengagendakan kegiatan sosial dengan berkunjung ke Panti rehabilitasi jiwa dengan tujuan untuk mengajak anggota DWP berempati dengan sebagian kecil warga yang mengalami gangguan jiwa. Terutama disekeliling kita yang masih terdapat  orang-orang yang butuh perhatian. Sedangkan bantuan yang diberikan berupa sejumlah uang dan sembako seperti beras, minyak, terigu, mie instan dll.

            Pembina Panti Tirto Jiwo dr Gunawan Setyadi mengucapkan terimakasih atas perhatiannya dengan mengunjungi panti, bahkan memberikan bantuan. Tentu sangat bermanfaat dan sangat mensuport karena pasien panti merasakan kegembiraan jika ada yang mengunjungi. Kegiatan di Panti selain melakukan pengobatan rutin di rumah sakit, ada kegiatan pengajian. Juga senam dan dilatih bersih-bersih untuk melatih kemandirian.

Dalam sebulan operasional Panti membutuhkan biaya Rp.15 juta. “Keluarga pasien akan membantu biaya, namun yang tidak mampu biayanya menyesuaikan. Untuk menutup kebutuhan Alhamdulillan ada bantuan dari donasi dan Dinsos. Kita juga melakukan penghematan supaya bisa cukup. Kami berencana kedepan dapat membuka usaha untuk kesibukan Panti, sehingga dapat menopang kebutuhan Panti. Tentunya kami butuh perhatian dari pihak lain untuk dapat mewujudkan,” ujar Gunawan yang merupakan purna dari anggota WHO di India.

 

 

Berita Terpopuler

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning
News

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning

Rabu, 22 Juli 2020

Positif Tembus 100 Orang, Gugus Tugas Beri Warning


Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi
News

Kasus Positif Bertambah, Pasar Suronegaran Akan Disterilisasi

Kamis, 16 Juli 2020

Juru Bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo dr Tolkha Amaruddin Sp THT KL mengungkapkan, jumla....


Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan
News

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2020

Positif Covid-19 Tambah 15 Orang, Masyarakat Wajib Jalankan Protokol Kesehatan