News

DWP Rangkul Mantan Pejabat

Dharma Wanuta Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo tidak saja merangkul semua anggota, namun juga merangkul para mantan pejabat Ketua DWP Kabupaten Puworejo, yang notabenenya sebagai istri Sekretaris Daerah (Sekda) pada masanya. Seperti Ny Tuti Medi Priyono yang menjabat Ketua DWP sekitar 1,5 tahun pada 2005 hingga 2006, Ny Murdiyati Achmad Fauzi SE yang menjabat sekitar 4 tahun pada 2006 hingga 2010, dan Ny Sri Yuni Astuti Tri Handoyo yang menjabat kurang lebih 6 tahun pada 2010 hingga 2016.

Merangkul ketiga mantan itu digagas Ketua DWP kabupaten Purworejo Ny Dra Erna Setyowati Said Romadhon yang dikemas dalam kegiatan membangun integritas sumberdaya manusia (SDM) di Puri Mataram Yogyakarta pada Minggu siang (21/7). Kegiatan dipandu Ny Dra Titik Mintarsih Bambang MPd, yang didampingi Ny Titik Yatiman, dengan mengawali kegiatan seremonial rapat pengurus DWP kabupaten.

Dalam sambutannya Ny Erna Setyowati Said Romadhon mengatakan, kegiatan membangun integritas sumberdaya manusia ini untuk menjalin kerjasama dan kebersamaan. Juga sekaligus ajang sharing terkait perkembangan DWP, sehingga bisa lebih meningkat manfaatnya baik untuk anggota DWP maupun masyarakat. “Maka kami mengundang Ibu-Ibu mantan Ketua DWP selaku senior yang tentu saja banyak ilmunya yang dapat diadopsi. Disamping itu menjaga silaturahim agar tidak terputus, karena kami juga melanjutkan program-program DWP,” tandasnya.

Dikatakan, untuk mensukseskan program-program kerja DWP tentu dibutuhkan pengurus yang berintegritas. Juga  bertanggungjawab, sehingga ketika melaksanakan kegiatan akan dapat berhasil baik. “Hendaknya dalam bekerja dilandasi dengan niat baik dan mengabdi supaya berkah. Termasuk pentingnya menjalin silaturahim, karena pada waktunya kita juga akan melepaskan jabatan, juga akan pensiun, dan menjadi warga masyarakat. Untuk itu mensyukuri dan berpikir jauh kedepan, jangan hanya beripikir saat sekarang,” tutur Ny Erna Said.  

Sementara itu ketiga mantan Ketua DWP mengungkapkan hal senada yang sangat mengapresiasi gagasan kegiatan tersebut, sehingga tali persaudaraan tetap terjaga dengan baik. Bahkan untuk kemajuan DWP masih melibatkan para senior, yang artinya pensiunan masih dianggapa keberadaannya. Harapannya DWP dapat terus menjadi organisasi yang tidak saja dibtuhkan anggota tetapi juga dibutuhkan masyarakat. Mengingat DWP sedikit banyak sudah membekali keterampilan beberapa kelompok wanita di desa melalui kegiatan pelatihan, penyuluhan, dll.

            Sedangkan Titik Mintarsih mengatakan, kegiatan membangun integritas sumberdaya manusia ini mengambil tema “Mbangun Tresno Anggayuh Paseduluran”. Kegiatan diikuti sekitar 50 pengurus DWP kabupaten serta unsur TP PKK kabupaten. Tujuannya selain mengakrabkan juga memaksimalkan program di masing-masing bidang. Lokasi tempat wisata sebagai pilihan, untuk sekaligus belajar terkait keterampilan yang ada, dapat dijadikan referensi di DWP. “Pengisian kegiatan yakni penguatan organisasi, lalu siraman rohani tentang keluarga sakinah mawadah warohmah, dan penukaran cenderamata dari masing-masing peserta,” jelasnya.

            Selain di puri mataram, rombongan Dharma Wanita yang mengenakan seragam kaos merah yang sama, juga berkesempatan mengunjungi Rumah Makan Serasa Tempoe Doeloe  milik Ny Sri Yuni Tri Handoyo dan keluarga, yang berlokasi di jalan Bibis Bantul Yogyakarta. Rumah makan yang dipadu dengan pelatihan batik ecoprint itu menyuguhkan berbagai masakan dan snack tradisional khas tempoe doeloe.   

Berita Terpopuler

Wabup Respon Bantuan Mesin Rem PT Chemco
News

Wabup Respon Bantuan Mesin Rem PT Chemco

Kamis, 19 September 2019

pemerintahan


Bupati Hadiri HUT SMP Negeri 8 Purworejo yang ke 44
News

Bupati Hadiri HUT SMP Negeri 8 Purworejo yang ke 44

Selasa, 01 2019

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM hadir dalam peringatan HUT SMP Negeri 8 Purworejo yang ke 44, Se....


Festival Budaya Lokal, Kemasan Baru Merti Desa Kemanukan
News

Festival Budaya Lokal, Kemasan Baru Merti Desa Kemanukan

Rabu, 09 2019

Festival Budaya Lokal, Kemasan Baru Merti Desa Kemanukan