News

Hendaknya Pasutri Selalu Minta Maaf

Dalam menjalani rumah tangga setiap pasangan suami istri (Pasutri), pasti akan ada pasang surutnya terutama permasalahan yang dihadapi. Baik masalah pasutri sendiri, anak, orangtua, ekonomi, dll. Penyelesaiannya sangat dibutuhkan saling pengertian dan komunikasi yang baik. Tentunya dalam berumah tangga, masing-masing pihak suami maupun istri ada kesalahan kecil ataupun besar. Maka perlunya Pasutri setiap hari saling meminta maaf, terutama menjelang tidur.

Hal tersebut disampaikan Drs KH Farid Solihin MPd dari Kemenag kabupaten Purworejo pada kegiatan silaturahim dan Halal Bihalal anggota DWP  di Aula Kantor PKK kabupaten. Hadir Penasehat DWP Kabupaten Purworejo Ny Hj Fatimah Verena Prihastyari SE, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo Ny Dra Erna Setyowati Said Romadhon,  dan sejumlah pengurus.

Lebih lanjut KH Farid Solihin mengatakan, Pasutri harus bisa menjaga kesetiaan, apapun godaannya. Bisa mencontoh burung dara karena burung dara memiliki kesetiaan terhadap pasangannya. Masalah kesetiaan bisa timbul, apalagi sekarang tehnologi komunikasi sangat terbuka luas. Termasuk dalam menggunakan Handphone, whatsapp (WA), dan sejenisnya. Jika tidak hati-hati menggunakannya, bisa menjadi masalah. Dan yang terpenting dalam Pasutri membina keluarga supaya dilandasi iman dan taqwa kepada Alloh SWT dengan melaksankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.  

Sementara itu Ny Erna Said mengatakan, kegiatan silaturahim dan halal bihalal ini selain diisi tauziah, juga diawali dengan ikrar halal bihalal yang dilakukan anggota DWP. Dengan maksud untuk saling meminta maaf, sehingga akan dapat melanjutkan program kerja DWP dengan dilandasi kerjasama untuk mensukseskan kegiatan-kegiatan DWP.  Sedangkan pengisian Tauziah, untuk mempertebal iman kita dan menuju keluarga yang sakinah mawadah warohmah. "Kami juga mengundang mantan ketua DWP untuk saling sharing kemajuan DWP dan menjalin kekeluargaan," ujarnya.

Pada bagian lain Ny Erna Said mengingatkan, pentingnya menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, terkait wilayah Purworejo merupakan daerah endemis malaria. “Utamanya kebersihan bak mandi, bak-bak penampungan air, dan jangan ada genangan air yang kotor. Biasakan mengganti air dalam tiga hari sekali, atau perlunya diawasi jangan sampai ada jentik-jentik nyamuk pada air,” tuturnya.

Berita Terpopuler

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia
News

Tabur Bunga di TMP Tentara Pelajar Wareng, Gubernur Ajak Hormati Pahlawan Siapapun Dia

Senin, 11 November 2019

Peringatan Hari Pahlawan ke-74 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dipusatkan di Desa Wareng Kecamatan Butu....


Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng
News

Peringati Maulid Nabi, Warga Ketepeng Watuduwur Bruno Sedekahkan Ratusan Ambeng

Kamis, 07 November 2019

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Sholallahu â€Â&Acir....


Saba Desa, Bupati Makan Nasi Takir Bersama Warga Pamriyan
News

Saba Desa, Bupati Makan Nasi Takir Bersama Warga Pamriyan

Jumat, 22 November 2019

Saba Desa di Desa Pamriyan Kecamatan Pituruh Purworejo, Rabu (20/11/2019), Bupati Purworejo Agus Bas....