News

TP PKK Dilatih Kelola Keuangan

Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Ny Hj Fatimah Verena Prihastyari SE mengatakan, gerakan PKK sebagai salah satu wahana untuk menggerakkan partisipasi masyarakat semakin hari semakin nyata peranannya dalam pembangunan. Keberadaan PKK yang dibutuhkan masyarakat juga supaya diimbangi dengan dukungan anggaran yang memadai. Tentu saja perlunya TP PKK meningkatkan kemampuannya dalam mengelola keuangan.

Hal itu disampaikan pada kegiatan pelatihan perencanaan partisipatif gender bagi kader PKK Kabupaten dan PKK kecamatan di Aula PKK kabupaten. Hadir pula sekretaris Dinpermasdes Dra Titik  Mintarsih MPd sebagai narasumber dan Ny Maini Widarto, Ny Hj Harni Wuryanto.

Lebih lanjut Ny Fatimah mengatakan, dalam mendukung pembangunan yang semakin berkembang menuntut adanya tertib administrasi, disamping manusia yang berkualitas, sehat, cerdas dan mampu berdaya saing guna menunjang keberhasilan Tim Penggerak PKK secara keseluruhan. “Maka saya sangat apresiasi diadakannya Pelatihan Perencanaan Partisipatif Gender tersebut, untuk menjadikan pengurus PKK lebih profesional dalam mengelola keuangan. Dengan harapan nantinya pengurus PKK dalam dapat merencanakan anggaran, menggunakan, dan menuangkan dalam laporan keuangan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan salah satu pasal yang tercantun dalam Peraturan Pemerintah No 43/2014 tentang menyusun perencanaan dan penganggaran yang berpihak pada kepentingan warga miskin, warga disabilitas, perempuan, anak dan kelompok marginal. Tentunya kita yang memiliki 10 program pokok PKK, termasuk andil dalam membina warga miskin, disabilitas, perempuan dan anak tersebut. “Mulailah PKK untuk bersuara terutama yang terkait anggaran untuk mendukung kegiatan PKK,” pinta Ny Fatimah.

Sementara itu Ny Maini Widarto memaparkan tentang sistematika laporan yakni terdapat laporan umum dan khusus. Administrasinya meliputi pelaksanaan kegiatan, kebrhasilan yang dicapai, juga hambatan dan permasalahan. Sedangkan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan sangat penting. sehingga agar berkoordinasi, termasuk dalam hal anggaran dan sarana prasarana. “Untuk yang tertib administrasi dari 16 keacamatan, yang sudah menyampaikan laporan, baru tujuh kecamatan. “Ini yang perlu perhatian, seringnya takut salah menjadi alasan sehingga tidak tertib adminstrasi, padahal jika ada yang salah maka kami akan memberitahukan pengisian yang benar,” jelasnya.

Ketua penyelenggara Ny Dra Hj Harni Wuryanto melaporkan, kegiatan ini diikuti 50 orang terdiri Kader PKK Kabupaten Purworejo 18 orang dan Kader PKK Kecamatan 32 orang. Sedangkan tujuan pelatihan, untuk meningkatkan pengetahuan para kader PKK dalam proses pengambilan keputusan dalam pembangunan di semua tingkatan. Juga diperolehnya inovatif dalam penyusunan perencanaan partisipatif gender khususnya di bidang PKK. Disamping itu juga, untuk meningkatkan kapasitas SDM agar mampu mengikuti isu-isu yang terus berkembang cepat, dan merupakan salah satu aspirasi dan mampu  untuk mengadakan perubahan-perubahan.

Berita Terpopuler

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi
News

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi

Selasa, 18 Juni 2019

pemerintahan


Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa
News

Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa

Rabu, 19 Juni 2019

pemerintahan


Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja
News

Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja

Senin, 24 Juni 2019

pemerintahan