News

Data Usang Sebabkan Bantuan Tak Tepat Sasaran

Pembaharuan (updating) data kependudukan merupakan hal yang sangat penting guna menentukan kebijakan Pemerintah Daerah. Hal tersebut diungkapkan Bupati Purworejo, Agus Bastian, SE., MM dalam kegiatan Critical Voice Point (CVP) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purworejo di Pendopo Kabupaten Purworejo, Kamis (14/03).

"Mengupdate data itu penting, permasalahan yang terjadi di masyarakat itu karena data yang usang." tutur Bupati. 

Dihadiri juga oleh Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Ketua BPS Kabupaten Purworejo, Petugas sensus penduduk pada tahun 2020 dan perwakilan dari perangkat daerah sebagai responden, kegiatan forum komunikasi ini dipandu oleh Dessi Wijayanti, S.Pd dan Arbaah Mintaraga. Menurut Agus Bastian, kegiatan CVP ini dinilai sangat bermanfaat karena setiap kritik dan saran dari masyarakat ditampung dan dipertimbangkan serta ditindaklanjuti oleh instansi terkait. CVP periode III di tahun 2019 ini mengusung tema "Satu Data Kependudukan Melalui Sensus Penduduk Terintegrasi" dengan pemateri dari BPS Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widiyono, MA.

Dalam pemaparannya, Sentot menyampaikan bahwa salah satu kegunaan dari data penduduk adalah untuk mengukur keadaan angkatan kerja. Dengan mengetahui data tersebut, kepala daerah dapat menerapkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi di masyarakat. Data kependudukan juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek lainnya seperti peningkatan daya saing penduduk Indonesia di tingkat regional dan tingkat global, peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui Pusat Pengembangan Vokasi, penguatan inovasi dan penguasaan teknologi, peningkatan sarana dan prasarana pendukung nilai tambah pertanian, perikanan dan kehutanan, serta pemenuhan kebutuhan dan penguatan stabilitas pangan. Selain itu, data kependudukan juga dapat digunakan untuk penurunan kemiskinan dan peningkatan akses pelayanan dasar. 

Dalam arahannya, Bupati berharap kedepannya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil selaku instansi terkait kependudukan bersama dengan Badan Pusat Satatistik (BPS) terus bersinergi dalam memperbarui data terutama BDT (Basis Data Terpadu) agar bantuan yang disalurkan kepada masyarakat tepat sasaran. Bupati juga mengapresiasi kinerja Dindukcapil yang terus meningkatkan pelayanan terkait administrasi kependudukan hingga ke tingkat kecamatan dan menggunakan sistem "jemput bola" bagi masyarakat. 

"Dindukcapil sudah melaksanakan tugas dengan baik,  bahkan jemput bola ke masyarakat terkait pendataan penduduk". tandas Bupati. 

Berita Terpopuler

Simpan Dana BOS Sama Dengan Korupsi
News

Simpan Dana BOS Sama Dengan Korupsi

Kamis, 28 Maret 2019

pemerintahan


KPU Purworejo Pasang Jadwal Kampanye 24 Maret – 13 April
News

KPU Purworejo Pasang Jadwal Kampanye 24 Maret – 13 April

Selasa, 26 Maret 2019

pemerintahan


Menteri PUPR Serahkan 5 Ribu Sertifikat Tenaga Konstruksi
News

Menteri PUPR Serahkan 5 Ribu Sertifikat Tenaga Konstruksi

Jumat, 05 April 2019

Sedikitnya 5 ribu tenaga kerja konstruksi di delapan daerah di Jawa Tengah mendapatkan sertifikat te....