News

Wanita Disarankan Lakukan Deteksi Dini Kanker

Penyakit kanker masih tercatat sebagai penyakit yang menyebabkan kematian bagi penderitanya. Apalagi berdasar survey penyakit kanker masih tinggi di Indonesia terdapat 1- 4 dari setiap1000 orang yang terkena kanker. Salah satu diantaranya kanker servic yang menyerang rahim. Terutama bagi wanita pentingnya untuk melakukan deteksi dini kanker. Juga pentingnya menerapkan pola hidup sehat.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Ny Dra Erna Setyowati Said Romadhon pada sosialisasi Reproduki / IVA test dan Sadari, di gedung PKK kabupaten. Turut mendampingi Ketua Pokja 4 PKK kabupaten Ny.Mujiyani Bambang SKM MM, Sri Wardani AmKeb, dan sebagai narasumber Sekretaris Dinpermasdes Dra Titik Mintarsih MPd, serta narasumber dari Dinas kesehatan.

Dikatakan Ny Erna Said, dengan deteksi dini tentu akan dapat mengetahui awal karena kanker yang terdeteksi sejak awal insyaAlloh akan bisa disembuhkan. Namun sangat disayangkan masih ada yang takut untuk mendeteksi dini. Karena alasan malu dan dianggap tabu, jika terdeteksi penyakit rahim, payudara, dan sejenisnya. Tentu ini menjadi tantangan bersama untuk lebih peduli terhadap kesehatan sendiri, keluarga, maupun lingkungan. “Maka saya harap setiap kader PKK tidak harus Pokja 4 tapi semua kader PKK, supaya terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat disekitarnya tentang pentingnya kesehatan. Jangan diskriminasi lakukan jemput bola kepada warga yang menderita sakit. Kalau ada yang sakit siapapun orangnya, agar didekati dan disarankan periksa atau dampingi periksa. Termasuk perlunya mencegah pernikahan dini, karena pernikahan yang belum cukup umur dapat menimbulkan masalah kesehatan reproduksi,” tuturnya.

Sementara itu Dra Titik Mintarsih MPd dalam paparannya tentang perilaku pola hidup sehat, bahwa setiap orang harus mempunyai kesadaran untuk menjaga kesehatan. Menerapkan perilaku pola hidup sehat untuk kesehatan jasmani dan rohani. Maka perlunya kader PKK sebagai agen perubahan, agen pemberdayaan, dan agen kebahagiaan, tidak hentin-hentinya mengajak berperilaku sehat dari mulai kebersihan makan, badan, rumah, dan kebersihan lingkungan. Terutama mendorong setiap wanita untuk cek kesehatan. Kita sebagai agen pemberdayaan, jangan sampai hanya berbicara tapi tidak melakukan. Harus menjadi contoh yang baik dan bisa menyadarkan masyarakat dalam penerapan pola hidup sehat. “Jangan lupa selalu mengingatkan untuk periksa sejak dini, karena akan bisa diobati sejak awal. Dibandingkan yang sudah terlambat periksa akan mengalami kesulitan dalam pengobatannya. Maka marilah kita jaga kesehatan, agar kita sehat dan dapat beraktifitas rutin,”tandas Titik.

Sementara itu Ny Sri Wardani Mujiani AmKeb menjelaskan, untuk melakukan pencegahan sejak dini kanker servic dengan cara melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) test atau pasmear.  Apalagi sekarang sudah tersedia IVA test di Puskesmas sehingga memudahkan tidak harus jauh-jauh periksa.  Wanita yang beresiko terkena kanker servic yakni karena hubungan sex pertama dibawah umur 18 tahun, berganti-ganti pasangan sexual, wanita perokok, keputihan yang tidak normal, dll. Jika terdapat tanda-tanda seperti itu, agar segera diperiksakan. “Untuk pencegahan kanker payudara bisa dilakukan sendiri melalui Periksa Payudara Sendiri (Sadari). Caranya dengan posisi berdiri lalu satu tangan diangkat keatas kemudian tangan yang satunya meraba payudara memutar searah jarum jam. Jika menemukan benjolan, pembengkakan, nyeri pada puting susu, maka agar segera diperiksakan. Dengan secepatnya diobati, akan mempercepat kesembuhan,” jelas Sri Wardani.

Sementara itu Ketua penyelenggara Ny.Mujiyani Bambang SKM mengatakan, kegiatan sosialisasi diikuti 60 orang dari pengurus PKK kecamatan dan perwakilan desa. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengerahuan pengurus PKK, kader, masyarakat tentang pencegahan penyakit kanker. Juga untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher rahim dan payudara. Termasuk meningkatkan motivasi masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan. “Disamping sosialisasi ini, kami Pokja II PKK kabupaten, juga menyelenggarakan kegiatan pelatihan kader Posyandu. Harapannya dapat diimplementasikan di PKK kecamatan maupun desa maisng-masing,” kata Ny Yani Bambang.      

           

 

Berita Terpopuler

Simpan Dana BOS Sama Dengan Korupsi
News

Simpan Dana BOS Sama Dengan Korupsi

Kamis, 28 Maret 2019

pemerintahan


KPU Purworejo Pasang Jadwal Kampanye 24 Maret – 13 April
News

KPU Purworejo Pasang Jadwal Kampanye 24 Maret – 13 April

Selasa, 26 Maret 2019

pemerintahan


Menteri PUPR Serahkan 5 Ribu Sertifikat Tenaga Konstruksi
News

Menteri PUPR Serahkan 5 Ribu Sertifikat Tenaga Konstruksi

Jumat, 05 April 2019

Sedikitnya 5 ribu tenaga kerja konstruksi di delapan daerah di Jawa Tengah mendapatkan sertifikat te....