News

Kereta Kencana Pendopo Dikirabkan Kelilingi Kota

Kereta Kencana yang dipajang di Pendopo Kabupaten Purworejo, dikirabkan turun mengelilingi kota Purworejo untuk memperingati Hari Jadi ke 188 Kabupaten Purworejo. Kereta yang dinaiki Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, dan istri Bupati Hj Fatimah Verena Prihastyari SE itu, ditarik empat ekor kuda putih yang khusus didatangkan dari Yogyakarta.

Kirab budaya yang diawali drumband Taruna Akmil dan kereta kencana tersebut dilepas Bupati Agus Bastian SE MM, sekaligus berpesan menggunakan bahasa jawa agar Wabup Yuli Hastuti SH memimpin kirab budaya mengelilingi kota Purworejo dan agar menyebarkan luaskan kepada masyarakat tentang Hari Jadi Kabupaten Purworejo sesuai Perda No.1/2019. Kirab dilepas didepan Pendopo jalan Setyabudi pada Sabtu sore (2/3).

Disamping kereta kencana, ada tiga kereta lainnya yang didatangkan dari Yogyakarta yang kemudian dinaiki Forkopimda, Ketua DPRD Luhur Pambudi ST MM dan Sekda Drs Said Romadhon beserta Ketua DWP Dra Erna Setyowati. Masing-masing melengkapi kirab mengiringi kereta kencana, yang kesemuanya kereta dikendalikan dari kru kereta dari Yogyakarta.  Semua pejabat tersebut mengenakan pakaian adat jawa Bagelenan berwarna hitam.

Dibelakangnya iringan delman asli Purworejo dengan dihiasi janur yang dinaiki Kepala dinas kabag, BUMD se Kabupaten Purworejo, dan diikuti pasukan berkuda 16 Camat yang kesemuanya Camat langsung menaiki kuda. Masing-masing kecamatan menampilkan pasukannya dengan mengenakan pakaian adat jawa.

Seperti Kecamatan Purworejo yang membawa prajurit Jayengsekar, Kaligesing menurunkan prajurit Singonegoro (Mbah Beruk), Bener dengan prajurit Pangeran benowo, Loano membawa parjurit gagak pranolo, Gebang mengeluarkan prajurit Kyai Bendha, Bayan menyertakan parjurit Jayeng kewuh, Bruno mengerahkan parjurit Karangmalang, Kemiri membawa prajurit Eyang Zarkasi, dan Butuh menampilkan prajurit Wironatan.

 Sedangkan Kecamatan Pituruh mengangkat parjurit Mentosaran, Grabag mengerahkan prajurit Tunggulwulung, Kecamatan Kutoarjo memberangkatkan prajurit Sawunggalih, Ngombol membawa prajurit Pangeran Awu-awu langit, Banyuurip menyertakan parjurit Jayakusumo, Purwodadi mengikutkan prajurit Watukuro, dan Kecamatan Bagelen menyuguhkan prajurit Nisraba.

Iringan kirab tersebut, juga diramaikan dengan tari dolalak, dan penampilan grup kesenian jaran kepang dari gabungan seniman siniwati Kabupaten Purworejo. Sedangkan pada akhir kirab, Taruna Akmil Magelang tampil memukau dengan marching band Canka Lokananta yang beraksi di Alun-alun utara.

Bupati usai kirab mengatakan, acara kirab ini utamanya untuk dinikmati masyarakat. Tentunya kedepan masih perlu penyempurnaan, apalagi kirab seperti ini baru pertama dilaksanakan. Harapannya akan bisa menjadi agenda wisata tahunan, sehingga tidak saja masyarakat Purworejo menyaksikan namun lebih dari itu bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dengan berupaya menarik minat wisatawan luar daerah mengunjungi Purworejo.

Berita Terpopuler

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano
News

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano

Kamis, 22 Agustus 2019

Ditengah kesibukan dan jadwalnya yang padat, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kembali menyempatka....


Upacara peringatan HUT ke 74 RI Di Purworejo Berlangsung Khidmat
News

Upacara peringatan HUT ke 74 RI Di Purworejo Berlangsung Khidmat

Rabu, 21 Agustus 2019

Upacara peringatan HUT ke 74 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Purworejo dipusatkan di Alun-alun ....


Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah
News

Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah

Rabu, 21 Agustus 2019

Karnaval umum berlangsung meriah