News

Kemendikbud RI Bantu Gedung Seni Budaya Untuk Semua SMA

Direktur Kesenian Kementerian Penddidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) Doktor Restu Gunawan MHum menegaskan, bantuan yang diwujudkan dalam bentuk fisik berupa gedung laboratorium seni budaya dan perfilman di SMA Negeri 1 Purworejo, diperuntukkan semua SMA se Kabupaten Purworejo. “Bantuan sarana prasarana gedung ini, milik bersama yang berarti semua SMA yang ada di Kabupaten Purworejo juga bisa memanfaatkan gedung ini. Bukan hanya SMAN 1 saja, tapi semua bisa pakai. Maka saya minta pihak SMAN 1 agar mengajak SMA yang lain, latihan disini. Kita bisa belajar berkebudayaan,” tandasnya.

Restu Gunawan mengungkapkan hal tersebut, saat meresmikan gedung Laboratorium Seni Budaya dan Perfilman SMAN 1 Purworejo, hari ini Rabu (30/1) di komplek SMAN 1 Purworejo. Hadir Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, Kabid SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah (Dikbud Jateng) Bambang Suprayitno MSc, Dewan Kesenian Purworejo, Komite, dan dinas instansi terkait. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita melati,  penandatanganan prasasti, dan peninjauan gedung beserta fasilitasnya.

Lebih lanjut Restu Gunawan mengatakan, dengan adanya gedung seni budaya dan perfilman ini, harapannya untuk mendukung kreatifitas dan melestarikan nilai-nilai seni dan budaya peserta didik di Kabupaten Purworejo juga pendidiknya. Apalagi Purworejo merupakan daerah strategis dengan hadirnya Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Perbatasan Purworejo. Tentunya perlu digeliatkan kesenian di Purworejo melalui festival musik atau kesenian yang lain. Maka harus ada strategi supaya wisatawan tidak ke timur, tapi justru memilih Purworejo.  

“Bahkan saya apresiasi dengan penampilan kesenian tari dolalak yang dibawakan para pelajar SMAN 1 Purworejo. Ini menunjukkan hasil kreatif peserta didik dengan bimbingan pihak sekolah, yang sangat bagus dan perlu terus dikembangkan. Jangan hanya tampil disini tapi bisa diusulkan untuk tampil di Kemendikbud RI di Jakarta. Melalui seni tari dolalak milik Purworejo yang tampil beda karena penarinya para pelajar SMA, akan sangat menarik,” tutur Restu Gunawan.

Bupati Agus Bastian mengucapkan selamat atas peresmian Laboratorium Seni Budaya dan Perfilman. Mudah-mudahan keberadaan laboratorium ini bisa menjadi wahana menyalurkan bakat dan kreativitas para siswa, sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan di bidang seni budaya dan perfilman. Kita sadari bersama bahwa seni merupakan bagian yang penting dari peradaban kita, karena seni adalah pernyataan sikap, ekspresi pikiran, ekspresi konstruksi kejiwaan.

“Seni acapkali menggambarkan ketinggian budi dan kemuliaan gagasan, yang memiliki kontribusi  besar dalam melembutkan batin dan melembutkan jiwa, termasuk melembutkan batin dan jiwa bangsa. Masyarakat yang tinggi apresiasinya kepada seni akan jauh dari kekerasan, sesuatu yang kita cita-citakan dalam konteks ke-Indonesiaan kita,” ujar Bupati.

Dikatakan, menyongsong keberadaan megaproyek NYIA dan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Kabupaten Purworejo terus menggali potensi yang dimiliki. Diluncurkannya branding Romansa Purworejo 2020, ternyata mendapat atensi yang sangat positif dari masyarakat. “Terbukti dengan bermunculannya destinasi-destinasi wisata maupun produk-produk baru di berbagai desa di seluruh pelosok Purworejo, serta semakin banyaknya event-event yang diadakan termasuk berbagai pertunjukan bernuansa seni budaya,” papar Bupati.

Sementara itu Kepala sekolah SMAN 1 Purworejo Padmo Sukoco MPd menjelaskan, pembangunan gedung seni budaya dan perfilman ini menghabiskan dana sebesar Rp.1,3 milyar. Dana diperoleh dari bantuan dari Kemendikbud RI sebesar Rp 750 juta, dan selebihnya dari Alumni SMAN 1 Purworejo dan komite sekolah. Gedung ini cukup luas yakni 20 meter x 18 meter, yang memiliki kelengkapan fasilitas seperti sound system, lampu lighting, rekaman suara, peredam suara, panggung, dll. “Kapsitas kursi mencapai 100 orang, dengan model kursi bersusun, sehingga sangat nyaman dengan full AC. Harapannya adanya gedung ini akan dapat semakin kreatif lagi baik siswa siswinya juga Bapak ibu guru nya dalam mengembangkan pembelakjaran kesenian,” harap Padmo.   

 

 

Berita Terpopuler

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi
News

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi

Selasa, 18 Juni 2019

pemerintahan


Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa
News

Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa

Rabu, 19 Juni 2019

pemerintahan


Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja
News

Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja

Senin, 24 Juni 2019

pemerintahan