Seputar Pemerintahan

Komisi V DPR RI Inventarisir Permasalahan Pembangunan Infrstrusktur di Purworejo

Guna menginventarisir permasalahan-permasalahan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Purworejo, Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik di Kabupaten Purworejo, Rabu (23/1). Rombongan Komisi V yang berjumlah 20 orang diterima Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM di Ruang Pringgitan Komplek Rumah Dinas Bupati.

Pimpinan dan Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto menjelaskan, kunjungan spesiflk komisi V DPR RI pada Kesempatan kali ini dilakukan dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur dan transportasi sebagai sarana dan prasarana penunjang ekonomi masyarakat.

“Tujuan kunjungan adalah untuk mengetahui secara langsung perkembangan infrastruktur di Kabupaten Purworejo antara lain seperti Pembangunan Bendungan Bener dan Penanganan Banjir, SPAM Regional Kebumen-Purworejo, dan Flyover di Kecamatan Butuh,” kata Anton.

Anton yang hadir beserta 11 Anggota Komisi V DPR RI itu juga didampingi sejumlah Pejabat dari Kementerian / Lembaga Mitra Komisi V DPR RI yakni pejabat Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan. Juga hadir pejabat PT KAI, Basarnas dan BBWS Serayu Opak. Selain ke Purworejo, dua Tim dari Komisi V DPR RI yang lain juga berkunjung ke Kabupaten Madiun dan Kota Mataram.

“Kunjungan kerja spesillk ke Kabupaten Purworejo ini adalah dalam rangka melaksanakan sebagian fungsi dan tugas Dewan, khususnya yang berkaitan dengan fungsi pengawasan dan fungsi anggaran,” imbuh Anton.  

Selain itu, dalam kunjungan ini pihaknya ingin mengetahui dan menginventarisir permasalahan-permasalahan pembangunan infrastruktur yang terkait Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan yang merupakan mitra Komisi V DPR RI.

“Semoga dengan kunjungan dan pertemuan ini masalah infrastruktur dan transportasi di Kabupaten Purworejo dapat menghasilkan solusi yang terbaik untuk seluruh rakyat di Jawa Tengah pada umumnya dan Kabupaten Purworejo pada khususnya,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Purworejo menyampaikan masukan kepada Komisi V agar lebih memperhetikan penanganan kawasan rawan banjir di wilayah Kecamatan Pituruh, Butuh, Grabag, Bagelen, Purwodadi dan Ngombol yang mengalami banjir setiap tahun. Pihaknya mengusulkan agar dilakukan normalisasi dan perbaikan tanggul di daerah aliran sungai (DAS) Wawar, Cokroyasan dan Bogowonto.

Selain itu, juga disampaikan perlunya aksesibilitas transportasi dari Bandara NYIA menuju perkotaan Purworejo-Kutoarjo yang membutuhkan peningkatan kapasitas jalan-jalan arteri (nasional) maupun kolektor (provinsi maupun kabupaten).

Bupati juga mengatakan, Purworejo masih memerlukan penyediaan penerangan jalan umum (PJU) untuk keamanan lalu lintas pada 650 titik strategis, termasuk di Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Penyediaan layanan air bersih, pendidikan kedirgantaraan dan pariwisata juga diperlukan untuk mendukung BORDER CITY. Selain itu, perlunya rehabilitasi bendung Tegalduren yang meliputi empat daerah irigasi dan mengairi 400 hektar lahan pertanian.

“Kami berharap, dengan adanya kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ini, pembangunan infrastruktur dan transportasi di wilayah Kabupaten Purworejo akan bisa diakomodir,” kata Bupati.

Berita Terpopuler

Bupati Mutasi dan Rotasi 27 ASN Pemkab Purworejo
Seputar Pemerintahan

Bupati Mutasi dan Rotasi 27 ASN Pemkab Purworejo

Jumat, 05 Juli 2019

Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemkab Purworejo menerima putusan mutasi dan promosi....


Dua Duta Arsiparis Purworejo Maju Lomba Arsiparis Teladan Tingkat Nasional
Seputar Pemerintahan

Dua Duta Arsiparis Purworejo Maju Lomba Arsiparis Teladan Tingkat Nasional

Jumat, 02 Agustus 2019

Dua Duta Arsiparis dari Purworejo maju mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti Pemilihan Arsip....