News

Bupati Inginkan Kuota Perempuan 60 Persen

Bupati Agus Bastian SE MM menyampaikan kekagumannya terhadap kaum perempuan yang memiliki peran luar biasa. Tidak saja dalam mengurus rumah tangga sebagai pendamping suami dan sebagai Ibu dari anak-anaknya, namun juga andilnya peran perempuan dalam pembangunan maupun kemasyarakatan. Belum lagi perempuan yang juga bekerja untuk membantu peningkatan kesejahteraan keluarga.

Termasuk dalam birokrasi pemerintahan Kabupaten Purworejo. “Kalau dulu jabatan camat tidak pernah dipercayakan pada perempuan, namun sekarang saya menempatkan tiga camat sekaligus dari perempuan. Ini sebagai pembuktian komitmen saya terhadap program pembangunan berbasis pengarusutamaan gender. Bahkan dengan adanya peraturan kuota 30 persen dalam legislatif, menurut saya bisa dinaikkan kuotanya menjadi 50 atau 60 persen. Ini akan lebih mensetarakan, karena perempuan memiliki kemampuan yang hebat,” ujar Bupati pada pembukaan seminar pemberdayaan perempuan, di Pendopo Kamis (17/1).

Seminar bertemakan “Meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan” yang sekaligus dirangkai dengan deklarasai pengawasan rakyat semesta tersebut, merupakan kerjasama kegiatan Korpri kabupaten dan Bawaslu Kabupaten Purworejo. Selain Bupati juga turut menyaksikan Hj Fatimah Verena Prihastyari SE selaku istri Bupati, Kadin Dikpora Sukmo Widi Harwanto SH MM, Ketua Korpri Agus Budi Supriyanto SSos MSi, dan Ketua Bawaslu Nur Kholiq SH SThI MKn beserta Divisi Bawaslu, juga Dra Titik Mintarsih MPd, serta Ir Elly Nurul MM.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, dalam kaitan pembangunan di Kabupaten Purworejo khususnya pemberdayaan perempuan, banyak program pembangunan yang harus menjadi fokus dan membutuhkan partisipasi dari kaum perempuan untuk menjadi motor penggerak. Antara lain bagaimana upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, menurunkan angka kematian ibu melahirkan (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), pendidikan dasar sembilan tahun, mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, keikutsertaan perempuan dalam memastikan kelestarian lingkungan hidup, dan lain sebagainya.

Sementara itu Fatimah Verena Prihastyari sebagai keynote speaker memaparkan, saatnya perempuan memupuk kepercayaan diri dengan menggali potensi diri untuk berperan serta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kaum perempuan sebagai sumber daya pembangunan telah memiliki kesempatan yang sama dengan kaum laki-laki, banyak peran yang telah dilakukan sesuai kapasitas yang dimiliki dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi terhadap manfaat yang dirasakan dari dampak pembanguan yang dilaksanakan di berbagai bidang.

“Dengan kebijakan pengarusutamaan gender dalam pembangunan peran dan posisi perempuan sebagai mitra sejajar dengan laki-laki, memiliki tanggung jawab yang sama dalam kehidupan berkeluarga bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan. Untuk itu teruslah berpacu dalam mengasah diri agar perempuan mampu menjadi tokoh yang berkompeten dalam segala bidang pembangunan,” tutur Fatimah.

Menurutnya, peran perempuan sudah terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai bidang yang meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, politik. “Seperti dalam politik, suara perempuan juga diperhatikan dalam proses politik, perempuan menjadi subyek yang menentukan, dan perempuan didengar suaranya serta diakomodir aspirasinya. Demikian juga dalam pendidikan, perempuan mampu menjaga kedudukan yang tinggi sebagai bekal untuk peningkatan peran dan banyak usulan dari kelompok perempuan untuk peningkatan kualitas dan sarana pendidikan,” jelas Fatimah.

Fatimah Verena Prihastyari berharap, agar peran perempuan dapat semakin berkualitas, maka dibutuhkan bekal yang lebih baik  serta memadai yakni kompetensi, konsistensi pada bidang yang ditangani, kreatifitas yang dapat membedakan dari yang lain, komitmen yang kuat, dan mampu mengendalikan diri. Sehingga, kaum perempuan bisa ikut berpartisipasi dan berusaha memberikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Purworejo.

Berita Terpopuler

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi
News

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi

Selasa, 18 Juni 2019

pemerintahan


Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa
News

Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa

Rabu, 19 Juni 2019

pemerintahan


Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja
News

Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja

Senin, 24 Juni 2019

pemerintahan