News

Boro Kulon Terima Sertifikat ODF

Sejumlah desa kelurahan yakni 35 desa dan 1 kelurahan menerima sertifikat Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) atau Open Defecation Free (ODF). Kelurahan Boro Kulon merupakan satu-satunya kelurahan yang bersertikat ODF. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan Wakil Bupati Yuli Hastuti SH, pada upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54 di Halaman Setda Kabupaten Purworejo hari ini Senin (12.11).

Disamping penyerahan sertifikat juga diserahkan penghargaan dan piagam kepada tenaga kesehatan teladan Kabupaten Purworejo. Upacara juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Purworejo, Sekda Drs Said Romadhon, Kepela Dinas Kesehatan, sejumlah Kepala Puskesmas dan dinas instansi terkait. 

Wabup Yuli Hastuti dalam sambutannya yang membacakan Menteri Kesehatan RI mengatakan, Hari Kesehatan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 12 November pada tahun ini mengambil tema "Aku Cinta Sehat, dengan subtema "Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita". Tema ini sejalan dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK), yang menekankan pada upaya promotif dan preventif sebagai pendekatan pembangunan kesehatan. Kesempatan ini juga merupakan momentum yang baik untuk kita merenungkan dan introspeksi terhadap apa yang telah kita capai dalam pembangunan kesehatan.

Menurutnya, GERMAS merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa, dalam membangun kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas bangsa. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari diri kita sendiri, kemudian keluarga, tatanan masyarakat, dan akhirnya seluruh komponen bangsa.

Dikatakan, program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga pada dasarnya merupakan integrasi pelaksanaan program- program kesehatan baik Upaya Kesehatan Perorangan  maupun upaya Kesehatan Masyarakat secara berkesinambungan, dengan fokus kepada 12 Indikator Kesehatan Keluarga yang berdasarkan data dan informasi dari Profil Kesehatan Keluarga dengan harapan Puskesmas akan mampu melakukan intervensi kesehatan pada akar masalah kesehatan di tingkat keluarga.

Seusai upacara Yuli Hastuti saat diwawancarai terkait para penerima sertikat dan penghargaan, Yuli Hastuti mengucapkan selamat dan teruslah berinovasi untuk melaksanakan pembangunan terutama untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam pengentasan kemiskinan di desa maupun kelurahan, “Sedangkan bagi tenaga kesehatan teladan, saya bangga dan teruslah berjuang untuk menyehatkan masyarakat, hingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Termasuk pentingnya untuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak,” tutur Yuli Hastuti

Sementara itu Kepala Kelurahan Boro Kulon Singgih Purwanto usai upacara mengucapkan terimakasih atas pemberian sertifikat ODF ini dan bangga atas kerjasama dengan instansi terkait juga masyarakat, sehingga kelurahan dapat mewujudkan keluarga yang sehat khususnya melalui program SBS atau ODF. Artinya dengan sertifikat ODF dari pemerintah Kabupaten Purworejo ini, untuk memacu lebih semangat dalam membangun.

Dikatakan, jumlah 1.171 Kepala Keluarga (KK) yang belum 64 KK belum memiliki jamban, karena tidak ada dana sehingga melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas Banyuurip, dan instansi terkait di kecamatan. “Kami juga menggandeng para pemilik Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kelurahan Boro Kulon untuk turut andil dalam mengentaskan SBS, yang kemudian melalui prosedur dapat terealisasi untuk 64 KK memilki jamban sehat. Bahkan Babinsa juga membantu pemasangannya jamban dll,” jelas Singgih yang didampingi Kepala Puskesmas Banyuurip Zumrotul.

Ditambahkan Zumrotul, untuk jumlah bantuannya masing-masing KK tidak sama menyesuaikan dengan kondisi. “Prosesnya dilakukan surve terlebih dulu, baru menentukan jumlah bantuan. Karena sifatnya stimulan, jadi warga sendiri juga swadaya. Memang untuk kelurahan tidak mendapat dana program SBS atau ODF. Namun upaya menggandeng berbagai pihak ini sangat positif sebagai terobosan yang bagus sehingga bisa menjadikan keluarga sehat. Bahkan bisa menginspirasi yang lain,” ujarnya.  

Berita Terpopuler

Bupati Minta Kades Jangan Takut Gunakan Anggaran
News

Bupati Minta Kades Jangan Takut Gunakan Anggaran

Selasa, 03 September 2019

pemerintahan


SMKN 1 Juara Umum LKS Disiapkan Maju Provinsi
News

SMKN 1 Juara Umum LKS Disiapkan Maju Provinsi

Jumat, 06 September 2019

pemerintahan


Siap Sambut Wisatawan, Ribuan Penari Menari Dolalak Massal
News

Siap Sambut Wisatawan, Ribuan Penari Menari Dolalak Massal

Sabtu, 14 September 2019

Dalam rangka menyambut tahun kunjunga wisata tahun 2020 atau romansa Purworejo 2020, Pemkab Purworej....