News

21 Produk UMKM Siap Pajang Di Indomart

Sebanyak 21 produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo siap dipajang di Swalayan modern yang memiliki ratusan cabang di Jawa Tengah dan DIJ, yakni Swalayan Indomart. Setelah sebelumnya melalui seleksi penilaian produk UMKM yang dilakukan PT Indomarco Primatama yang difasilitasi Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Rabu (7/11).

Kepala Dinas KUKMP Gandi Budi Supriyanto SSos mengatakan, dalam penilaian tersebut terdapat 21 produk UMKM yang dinyatakan diterima dan layak sebagai produk yang siap di Indomart. Penilaian produk UMKM ini merupakan ruang pembelajaran yang luar biasa bagi pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Purworejo. Selain untuk mengembangkan produk yang ada juga untuk lebih dikenal dimasyarakat luas, yang tentu saja supaya meningkatkan pendapatan pemilik produk UMKM.

Penilaian ini sangat bagus lanjut Gandi, sebagai salah satu cara pembalajaran bagi pelaku UMKM agar terus terpacu meningkatkan kualitas produknya. Kalau memenuhi persyaratan standar jual dari mulai kualitas, kemasan, kuantitas, hingga rasa, maka pasti akan diterima. Karena pihak toko modern sudah cukup terbuka untuk ikut menjual produk-produk UMKM. Ini peluang yang sangat menjanjikan untuk menjadikan UMKM di Kabupaten Purworejo,” ujar Gandi yang juga mendampingi selama proses penilaian berlangsung.

Manajer Divisi Food PT Indomarco Prismata Cabang Jogjakarta, Anggi Tonyius menilai untuk packing produk sudah cukup bagus. Tinggal bagaimana meningkatkan kualitas produknya sehingga dapat diterima oleh masyarakat. “Kami memiliki komitmen kuat untuk dapat merangkul semua pelaku UMKM di Kabupaten Purworejo. Penilaian ini menjadi semacam kompetisi bagi para peserta agar produk betul-betul  sesuai standar yang di tentukan Indomar. Beberapa indikator penilaiannya antara lain produk masih aktif, kemasan yang menarik dan bersih, ada kode expired, izin PIRT, serta rasa,” jelas Anggi.

Menurutnya, kerjasama antara UMKM di Kabupaten Purworejo ini baru dimulai sekarang dengan difasilitasi Dinas Kopkukmdag. Bagi peserta yang lolos nantinya akan menjalani sejumlah prosedur arministrasi yang waktunya sekitar 1 hingga 1,5 bulan hingga nantinya barang bisa masuk ke toko. “Namun untuk Kabupaten Purworejo akan kami prioritaskan. Dari 21 produk yang telah kami nyatakan diterima, nanti akan segera negosiasi dengan UMKM untuk kelanjutannya,” kata Anggi.

Sementara itu Kepala Bidang UMKM Dra Titik Mintarsih MPd, penilaian ini untuk melebarkan sayap pemasaran produk UMKM Kabupaten Purworejo. Selama ini DinKUKMP melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap para pelaku UMKM yang salah satu tujuannya agar kualitasnya baik sehingga bisa masuk ke toko-toko modern. 

Titik Mintarsih menambahkan, untuk produk UMKM yang belum berhasil masuk, pihaknya akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan hingga produknya memenuhi standar untuk dapat masuk ke toko-toko modern. “Terkait dengan produk UMKM yang jumlahnya banyak yang ada di Kabupaten Purworejo dan belum berkesempatan  dinilai pada hari ini. Rencanya akan dijadwalkan yang penilaian yang berikutnya. Bagi yang produknya belum diterima, kami akan terus mendampingi untuk melatih membina sehingga produknya bisa sesuai standar,” tutur Titik.

 

Berita Terpopuler

Tata Boga Miliki Peran Strategis
News

Tata Boga Miliki Peran Strategis

Senin, 14 Januari 2019

pemerintahan


LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019
News

LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan


Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan
News

Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan