News

Wabup Yuli Hastuti Dukung Siswa SD Maju Nasional

Wakil Bupati Yuli Hastuti SH memberikan dukungan semangat untuk dua siswa SD yang maju lomba ditingkat nasional pada Festival Lomba Literasi Nasional (FL2N). Sebelum mengikuti lomba ke Jakarta, kedua siswa yakni Prabandaru Hanggoro Raras kelas VI SDN Purworejo, dan Salsabila Khumaira Asrofi kelas V SDN Kemiri, berpamitan dengan Wabup Yuli Hastuti di ruang kerjanya, Jumat (26/10). Masing-masing siswa berhasil lolos seleksi untuk mata lomba mendongeng dan baca puisi dan akan berlaga di tingkat nasional pada 27-31 Oktober mendatang.

Yuli Hastuti mengaku bangga atas prestasi kedua siswa yang telah menunjukkan kemampuannya dalam berpuisi dan mendongeng, hingga bisa maju lomba ke tingkat nasional. Tentu prestasi ini, juga tidak lepas dari peran guru sekolah yang dengan telaten melatih. Termasuk dukungan orang tua yang terus mendampingi putra putrinya dalam mempersiapkan lomba. Apalagi lombanya diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Saya berharap kedua siswa siswi SD ini akan dapat menginspirasi yang lain, untuk bisa menggeluti bidang apa saja, bahkan yang sudah ada bakatnya bisa dikembangkan. Jika dengan serius berlatih dan diasah, peluang meraih sukses sangat mungkin. Penampilan peserta lain dalam lomba, jadikanlah sebagai penyemangat kalian untuk lebih bagus lagi, agar tidak grogi. Jangan lupa berdoa, karena dengan doa akan membawa ketenangan dalam berlaga,” tutur Yuli Hastuti.

Menurutnya, kedua siswa selain mewakili Kabupaten Purworejo juga mewakili Jawa Tengah. Maka jagalah nama baik Purworejo dan Jawa Tengah, agar tetap menjadi siswa siswi yang tidak saja pandai tapi juga santun. “Jangan lupa jaga kesehatan dan selamat mengikuti lomba yang nantinya akan ketemu dengan peserta dari berbagai kabupaten se Indonesia. Semoga sukses dapat membawa nama harum Kabupaten Purworejo,” harap Yuli Hastuti.

Dalam berpamitan, kedua siswa di dampingi orang tua dan guru pendamping. Seperti dikatakan Dwi Suryanto yang merupakan orangtua Prabandaru, bahwa lomba yang diikuti bukan lomba berjenjang. Namun melalui tahap seleksi awal yakni peserta cukup menunjukkan bakatnya melalui video dan diunggah dalam laman youtube dan dikirimkan ke Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar serta diketahui oleh kepala sekolah yang bersangkutan.

“Anak saya Prabandaru mengirimkan video dongeng tentang Demang Kesawen. Dongeng ini menyesuaikan tema yang ada yang mengangkat tentang Aku Anak Indonesia, Bangga dengan Keanekaragaman Indonesia. Video yang dikirimkan murni hasil pengambilan gambar tanpa melalui proses editing. Demikian halnya dengan mata lomba baca puisi yang diikuti Salsabila, dia juga mengirimkan video sesuai lomba diikuti,” jelas Dwi Suryanto yang juga sebagai guru di SMPN 4 Purworejo.

Untuk batas akhir pengiriman karya tersebut, ditentukan pada akhir Agustus lalu. Sedangkan Pemerintah Jawa Tengah, juga memfasilitasi untuk berangkat bersama ke Jakarta yang titik kumpulnya di Semarang. “Rencananya ke Jakarta pada Sabtu pagi (27/10), kami mohon doanya untuk siswa siswi Purworejo ini, dapat berlomba dengan hasil yang memuaskan. Sehingga bisa bisa memperkenalkan Kabupaten Purworejo di kancah Nasional,” kata Dwi Suryanto.

Sementara itu Ernawati Setyo sebagai pendamping Salsabila Khumaira mengatakan sekolahnya telah mengikuti lomba seperti itu sebanyak 3 kali. “Ini sangat membanggakan, salah satu siswi ada yang bisa sampai nasional. Semoga bisa berhasil dengan baik,” ujar Ernawati.

Berita Terpopuler

Tata Boga Miliki Peran Strategis
News

Tata Boga Miliki Peran Strategis

Senin, 14 Januari 2019

pemerintahan


LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019
News

LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan


Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan
News

Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan