News

Dinsosdukkbpppa dan KPPI Bekali Caleg Khusus Perempuan

Dinas Sosial Kependudukan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOSDUKKBPPPA) Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Purworejo, membekali ilmu bagi calon legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Purworejo khusus perempuan. Pembekalan itu diikuti 187 Caleg perempuan yang akan memperebutkan 45 kursi DPRD Kabupaten Purworejo.

Pembekalan yang mengusung tema Peran Perempuan dan Pembangunan Bidang Politik di Gedung Graha Siola Pangenrejo Selasa (23/10) tersebut, dibuka Wakil Bupati Yuli Hastuti SH. Hadir pula Kepala Dinsosdukkbpppa dr Kuswantoro MKes, Kabid PPPA Kenik Mujianingsih SH MM, Ketua KPPI Susilowati SE, dan Narasumber Hanggoro Susanto MP MM dari Global motivation Yogyakarta, serta Warsito Elwien dari Lembaga gerka pemberdayaan Semarang.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Yuli Hastuti mengatakan, Undang-undang Dasar 1945 membawa ketentuan yang kuat bahwa tidak ada diskrimininasi laki-laki dan perempuan, karena keduanya memiliki posisi, peran dan kesempatan yang sama dalam mengaktualisasi dirinya termasuk dalam dunia politik. Dalam konteks politik di Indonesia, status perempuan sebagai bagian dari bangsa yang harus diberikan hak-hak dasarnya, termasuk hak berpartisipasi dalam penyelenggaraan negara.  

Pada era demokrasi dewasa ini, pemerintah memberikan ruang aksesibilitas yang luas bagi perempuan untuk menjadi pemimpin di berbagai posisi pengambilan keputusan baik di pemerintahan maupun kemasyarakatan. Namun aksesilibilitas itu belum dimanfaatkan oleh perempuan secara optimal karena masih adanya kendala psikologi, kultural dan politik yang menghambat kemajuan perempuan. Terlebih perempuan yang ingin menjadi Anggota Legislatif, memerlukan modal yakni kapasitas intelektual, sosial dan ekonomi serta dukungan politik dari rakyat sebagai pemilihnya.

Yuli Hastuti berharap, pada Pemilu 2019 mendatang jumlah keterwakilan perempuan di legislatif akan memenuhi 30% persen. Meskipun demikian kita meyakini kehadiran politisi perempuan bukan sekadar hanya untuk memenuhi formalitas ketentuan Undang-Undang, bukan pula untuk sekedar menunjukkan penghargaan terhadap perempuan, tetapi secara visioner untuk memastikan program-program pembangunan selalu terkawal dengan baik dan sensitif gender.

“Maka sangat tepat jika caleg-caleg perempuan di Purworejo mendapatkan bekal ilmu yang memadai sehingga nantinya siap dalam menghadapi kontestasi pemilu, dan siap pula saat mengemban amanah rakyat sebagai anggota legsilatif untuk memperjuangkan pembangunan di Kabupaten Purworejo dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tandasnya.

Kepala Dinsosdukkbpppa dr Kuswantoro Mkes mengatakan, pembekalan tersebut untuk pengetahuan dan pemahaman peserta terkait kesiapan diri menjadi caleg. Setelah jadi, mereka juga harus mampu menyuarakan kepentingan dan membela hak-hak perempuan, serta menyelesaikan permasalahan masyarakat. Pesertanya dari berbagai latar belakang politik yang merupakan caleg perwakilan dari 13 partai dan akan berpacu di enam daerah pemilihan (dapil). “Materinya yakni Cara menyuarakan program kerja kepada calon konstituen dan cara meyakinkan calon pemilih.

Sementara itu Ketua Susilowati SE menjelaskan, kegiatan ini sebagai upaya untuk menambah jumlah perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan perlu terus dilakukan, agar perempuan bisa berperan dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan perempuan dan anak, kemiskinan dan keterbelakangan perempuan serta meningkatkan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan. “Sehingga dilakukan peningkatan kapasitas calon anggota legislatif perempuan sebelum hari pemilihan. Apalagi di Kabupaten Purworejo jumlah penduduk terbakyak perempuan,” jelasnya.

Kabid PPPA Kenik Mujianingsih SH MM sebagai moderator dalam pembekalan tersebut mengajak perempuan untuk terus bersemangat, berani bersuara dalam menyampaikan ide dan gagasan. Apalagi perempuan memiliki peran penting dimasyarakat, maka sudah seharusnya perempuan menunjukkan kemampuan. Terutama dalam pencalonan sebagai caleg, untuk terus berjuang dengan program-program yang menarik. Termasuk agar para perempuan yang mencalonkan diri memiliki kemampuan yang mumpuni dalam berkompetisi,” ajak Kenik.

Berita Terpopuler

Tata Boga Miliki Peran Strategis
News

Tata Boga Miliki Peran Strategis

Senin, 14 Januari 2019

pemerintahan


LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019
News

LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan


Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan
News

Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan