News

Wabup Apresiasi Perjuangan Atlet Porprov Dalam Mendulang Prestasi

Wabup mengapresiasi kerja keras dan semangat para atlet yang tengah berjuang mendulang prestasi, meskipun ditengah keterbatasan anggaran bagi kontingen. Menurunya, event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Tengah 2018 ini bisa menjadi pembelajaran agar lebih baik lagi dalam menghadapi event olahraga lainnya kedepan.

“Nanti kita bisa bicarakan bersama dengan unsur eksekutif, legislatif agar kedepan, baik dari penganggaran dan seluruh persiapan dapat lebih baik lagi untuk menghadapi event olahraga yang akan datang,” kata Bupati dihadapan atlit dari beberapa cabor dan official Kontingen Purworejo yang berlaga pada Porprov XV Jawa Tengah 2018 di salah satu hotel di Surakarta, Senin (22/10) malam.

Namun demikian, Wabup meminta agar para atlet dapat memahami dan tetap berkomitmen untuk berusaha meraih prestasi sebaik mungkin untuk mengharumkan Kabupaten Purworejo.

“Jaga kesehatan, kalau sehat akan lancar dan diharapkan bisa mendulang prestasi dengan meraih medali sebanyak-banyaknya,” imbuh Wabup.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo Muhammad Abdullah menjelaskan, hingga hari kelima pertandingan, kontingen Porprov Kabupaten Purworejo berhasil meraih dua medali emas, dua perak, dan tujuh perunggu. Dengan perolehan itu, Purworejo sementara menempati urutan ke-32 dari 35 peserta kabupaten/kota

Medali emas dari cabor atletik diraih oleh Yuaris Diyanto pada nomor pertandingan tolak peluru perorangan putra. Sedangkan medali emas panahan dari nomor total beregu nasional putri dengan atlet Ratri Laksitaning D, Nursyifa Hapsari, dan Nanda Devi A.

Dua medali perak diperoleh dari cabor arung jeram, yakni dari nomor sprint R2 putra dengan atlet Lukman Arifin dan Saeful Mujab, serta dari nomor sprint R4 putri dengan atlet Arifah Rahayu, Avivah Rahmawati, Ummi Hanik, dan Sofia Jane.

Adapun perolehan tujuh medali perunggu yakni tiga dari cabor arung jeram, dua dari cabor kempo, satu dari cabor menembak, dan satu dari cabor Yongmoodo..

Melihat capaian sementara, Abdullah menerangkan jika secara realistis target medali yang telah ditetapkan sebelumnya memang harus diturunkan karena ada banyak faktor penyebabnya. Selain karena daerah lain memang lebih punya kesiapan, ada faktor-faktor teknis di menit-menit akhir yang menjadi cukup kendala

“Kedepan ini harus dievaluasi bersama antara KONI, Pemda dan seluruh pemangku kepentingan olahraga bahwa ada pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan dalam jangka panjang agar kita tidak lebih terpuruk dalam bidang olahraga. Paling tidak bisa menggimbangi daerah-daerah lain, syukur kita berharap kedepan bisa sepuluh besar,” katanya.

Berita Terpopuler

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi
News

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi

Selasa, 18 Juni 2019

pemerintahan


Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa
News

Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa

Rabu, 19 Juni 2019

pemerintahan


Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja
News

Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja

Senin, 24 Juni 2019

pemerintahan