News

Fatayat Luncurkan Senam Yang Beretika

Peluncuran Senam Fatayat menyuguhkan senam dengan gerakan yang beretika. Ketua PC Fatayat NU Purworejo Rr Nurul Komariyah SSos berpandangan pentingnya menjaga kesehatan jasmanai dan kesehatan rokhani bagi semua masyarakat, tentu yang sesuai koridor agama. Tak terkecuali bagi seluruh anggota Fatayat Nahdlotul Ulama (NU) di wilayah Kabupaten Purworejo. Maka dilaunching senam Fatayat yang secara simbolis dilakukan Bupati Purworejo Agus Batian SE MM.

            Selain Bupati, juga hadir Sekda Drs Said Romadhon, Ketua TP PKK Ny Hj Fatimah Verena Prihastyari SE, Ketua DWP Ny Dra Erna Setyowati, Kepala Dikpora Sukmo Widi Harwanto SH MM, Kabag Humas Agus Setyadi SSos, Ketua PCNU Kabupaten Purworejo KH Ahmad Hamid AK SPdI, perwakilan Forkopimda, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Purworejo, dan dinas instansi terkait. Kesemuanya turut menyaksikan senam Fatayat, di Alun-alun.

Lebih lanjut Nurul Komariyah menjelaskan, senam yang beretika ini sesuai dengan syariah. Senamnya dari mulai gerakannya yang tidak mengandung unsur gerakan erotis juga pakaian senam yang sopan tidak ketat. Sehingga membawa pesan moral kepada masyarakat yang diharapkan nantinya senam yang diminati dan dikenal masyarakat luas. Juga supaya dapat menjadi senam alternatif, disamping senamnya ringan juga menjadi badan sehat wal’afiat.

“Senam Fatayat ini diciptakan pengurus pusat Fatayat NU, yang durasi senamnya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Senam ini juga untuk mendukung program pemerintah tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), dan untuk ikut mempromosikan destinasi wisata-wisata desa yang ada di Kabupaten Purworejo,” ujar Nurul Komariyah yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, senam Fatayat diikuti 2150 perempuan kader Fatayat yang merupakan perwakilan ranting kecamatan-kecamatan. Sedangkan jumlah kader Fatayat keseluruhan sampai ditingkat desa mencapai 30 ribu lebih. “Setelah launching ini, akan dilakukan lomba senam Fatayat yang diikuti semua ranting. Lomba diwajibkan di tempat wisata yang ada di desanya masing-masing, dan diunggah ke youtube. Ini sekaligus mengajak kader Fatayat menguasai tehnologi digital,” jelas Nurul komariyah.    

Bupati dalam sambutannya mengatakan, semua perempuan wajib menjaga kesehatan. Dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Dengan sehat yang terjaga, maka Ibu bisa menjalankan perannya dalam keluarga dan dimasyarakat. Sebaliknya jika tidak sehat, tentu tidak bisa berpikir dan tidak bisa beraktivitas. “Apalagi sekarang banyak penyakit berat yang tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes, dll.  Untuk menghindarinya sangat penting melakukan olahraga, disamping pola makan sehat. Olahraga seperti senam Fatayat ini sangat bermanfaat, ringan dan murah,” tandasnya.

Bupati menambahkan terkait penggunaan alun-alun Purworejo, sangat tepat untuk senam massal seperti ini. Karena tujuan revitalisasi alun-alun tidak hanya untuk rekreasi dan tempat upacara, tetapi juga untuk berolahraga. Termasuk juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas olahraga, agar masyarakat Purworejo menjadi sehat.

Sementara itu KH Ahmad Hamid mengapresiasi Fatayat melalui senamnya diharapkan dapat menciptakan rumah tangga damai dengan pertumbuhan anggota keluarga yang sehat. Kalau sehat tenaga kuat, maka apa saja bisa dilakukan seperti membantu masyarakat baik moril maupun materil dan juga pemikiran-pemikiran yang sehat serta diharapkan mampu menjaga marwah perempuan.

Berita Terpopuler

Tata Boga Miliki Peran Strategis
News

Tata Boga Miliki Peran Strategis

Senin, 14 Januari 2019

pemerintahan


LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019
News

LVRI Akan Turut Sukseskan Pemilu 2019

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan


Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan
News

Bawaslu Tertibkan Stiker Branding Pada Kendaraan Angkutan

Kamis, 10 Januari 2019

pemerintahan