News

Pemilu 2019 Pemilu Cukup Berat

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo Drs Dulrohim dalam menggelar deklarasi damai mengatakan,  Pemilu 2019 merupakan Pemilu yang cukup berat, karena merupakan gabungan Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden. Pemilu 2019 terdiri dari Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. 
“Pemilu ini akan menjadi pengalaman pertama bagi Penyelenggara Pemilu maupun Peserta Pemilu. Tentunya dalam Pemilu 2019 yang cukup berat ini tak luput dari gesekan-gesekan, permasalahan-permasalahan, dan konflik. Untuk itulah acara Deklarasi Damai ini digelar dalam rangka untuk meminimalisir konflik yang muncul. Bahkan dalam rangka untuk mencegah terjadinya gesekan, permasalahan, dan konflik yang ada,” ujar Dulrohim pada kegiatan Deklarasi damai dan gerakan melindungi hak pilih dalam Pemilu 2019, di gedung wanita Kabupaten Purworejo.
Dikatakan, saat ini kita sudah memasuki Tahapan Kampanye Peserta Pemilu 2019. Kampanye dibagi menjadi dua yakni pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas, tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, dan pemasangan APK kampanye Pemilu dimulai sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019. Sedangkan pelaksanaan kampanye rapat umum dan iklan di media massa cetak-elektronik 24 Maret 2019 sampai dengan 13 April 2019.
Selain itu kata Dulrohom, Daftar Pemilih Tetap (DPT) walau sudah ditetapkan, masih terbuka untuk penyempurnaan. Sesuai rekomendasi Bawaslu RI, DPT dapat ditetapkan kembali paling lambat tanggal 6 Oktober 2018. Hal ini untuk melindungi hak pilih pemilih dalam Pemilu 2019. “Maka kehadiran seluruh Peserta Pemilu dari paslon presiden-wakil presiden, parpol, dan penyelenggara Pemilu, mendeklarasikan Pemilu damai dan deklarasi melindungi hak pilih, agar pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Purworejo dapat berjalan dengan aman dan damai,” harap Dulrohim. 
Kegiatan deklarasi tersebut dihadiri Bupati yang diwakili Sekda dan Forkopimda. Dalam sambutannya Sekda mengatakan, deklarasi Pemilu damai yang dibacakan dan ditandatangani ini hendaknya dilandasi niat untuk sungguh-sungguh dilaksanakan. Tanpa adanya niat untuk bersungguh-sungguh menjaga kedamaian, apa yang telah ditandatangani dan dideklarasikan tersebut, akhirnya hanyalah menjadi pemanis kata yang tak berarti apa-apa.
Menurutnya, Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik. Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk mari kita bersama-sama bersinergi mendukung terwujudnya Pemilu yang berkualitas.  Hindari pertikaian dan kekerasan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, serta hindari penyebaran isu hoax. “Jangan sekali-kali mengeksploitasi masalah suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), karena dalam demokrasi modern saat ini, kecenderungan masyarakat akan memilih calon yang memiliki kapabilitas, berdedikasi tinggi, bermoral dan tidak mengekploitasi isu SARA,” ujar sekda.
“Dikatakan Sekda, deklarasi damai merupakan sebuah komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menunjukan kedewasaan berpolitik maupun berdemokrasi. Jika bercermin pada pesta demokrasi yang telah berkali-kali kita laksanakan, saya meyakini pula tahapan pemilu 2019 mendatang akan terselenggara dengan baik dan sukses,” tandasnya. 
Sedangkan deklarasi gerakan melindungi hak pilih sesungguhnya dilandasi semangat untuk memastikan semua warga negara dewasa dapat menggunakan hak pilihnya sebagai hak yang dijamin konstitusi. “Mudah-mudahan melalui #GMHP ini benar-benar menghasilkan DPT Pemilu 2019 yang akuntabel, mampu mengakomadasi seluruh warga yang memiliki hak pilih sekaligus bersih dari munculnya data ganda,” harap Sekda. 

Berita Terpopuler

Bupati Minta Kades Jangan Takut Gunakan Anggaran
News

Bupati Minta Kades Jangan Takut Gunakan Anggaran

Selasa, 03 September 2019

pemerintahan


SMKN 1 Juara Umum LKS Disiapkan Maju Provinsi
News

SMKN 1 Juara Umum LKS Disiapkan Maju Provinsi

Jumat, 06 September 2019

pemerintahan


Siap Sambut Wisatawan, Ribuan Penari Menari Dolalak Massal
News

Siap Sambut Wisatawan, Ribuan Penari Menari Dolalak Massal

Sabtu, 14 September 2019

Dalam rangka menyambut tahun kunjunga wisata tahun 2020 atau romansa Purworejo 2020, Pemkab Purworej....