News

DWP Ajak Gali Potensi Wanita


Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo mengaja kaum wanita untuk menggali potensi diri yang dimiliki. Karena sejatinya, banyak potensi yang dimiliki wanita, tetapi perlu secara kontinyu digali dan dikembangkan. Kaum wanita sebagai seorang ibu sangat berperan menentukan kesejahteraaan keluarga.  Wanita juga memiliki tantangan yang berat di zaman now. Maka wanita harus mengenali zaman, memiliki strategi, dan menjadi model sekaligus teladan di dalam keluarga.
Hal tersebut disampaikan Ketua DWP Kabupaten Purworejo Dra Erna Setyowati Said Romadhon, pada  kegiatan Parenting yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Purworejo di Aula Sekolah Mutiara Ibu Purworejo. 
Menurutnya, pendidikan yang utama untuk anak-anak adalah pendidikan yang melibatkan orang tua, dimulai dari keluarga. Penelitian terkait dengan ketidakmampuan pengasuhan orang tua terhadap anak telah membuktikan banyaknya dampak permasalahan sosial.
“Informasi dari media massa belum lama ini, di jalan-jalan Kabupaten Purworejo masih ada anak punk. Bahkan, saat ditertibkan ada remaja yang hamil di luar nikah. Kita ikut prihatin. DWP sebagai organisasi yang mewadahi istri PNS berkomitmen untuk membantu pemerintah untuk mengupayakan dalam menciptakan keluarga harmonis dan mempersiapkan generasi berencana. Generasi yang sehat, cerdas, ceria, dan berkahlak mulia. Terhindar dari Triad KRR, yaitu NAPZA, pergaulan bebas, serta HIV/AIDS,” tutur Erna Said.
Kegiatan parenting bertajuk “Menggali Potensi dan Mewujudkan Jatidiri” tersebut dipandu Dra Titik Mintarsih MPd, dengan pembicara Cecilia Maryati Kardi  SPSi, pengelola Sekolah Mutiara Ibu. 
Cecilia Maryati Kardi mengatakan, untuk mewujudkan jati diri wanita perlu memahami dan menggali potensinya. Hal itu harus dilakukan secara terus-menerus. Kelebihan wanita yang pertama yakni memiliki lintasan neurotransmetter untuk otak kanan dan kiri. Kelebihan itu menjadikan wanita lebih detail dalam berpikir dan bertindak.
“Wanita juga memiliki potensi untuk berbicara sebanyak 20 ribu kata per hari dan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki yang hanya 7 ribu kata per hari. Dengan kondisi bawaan itu, wanita cenderung lebih berbakat dalam memotivasi, khususnya di dalam lingkungan keluarga. Potensi berikutnya yang lebih penting yakni wanita memiliki kedudukan sebagai ibu dan guru yang merupakan sumber moralitas atau ilmu dalam keluarga,” tandas Cecilia. 
Dikatakan, posisi ini wanita harus dapat menjadi sumber moralitas yang cukup dan baik. Teramsuk wanita harus berperan jadi guru yang baik bagi anak-anaknya di rumah. Misalnya ibu itu harus tahu pendidikan apa saja yang harus diberikan kepada anak, bagaimana  strateginya, dan kapan waktunya. Juga untuk menghadapi tantangan zaman now sekarang ini, kita harus mau menggali potensi diri agar cukup pengetahuan. Dan jangan berhenti untuk belajar.
Sementara itu Ketua Panitia Elly Pram Prasetyo Achmad menjelaskan, peserta yang mengikuti parenting sebanyak 100 orang terdiri 53 dari unsur pelaksana DWP dinas/instansi/kecamatan dan 47 pengurus DWP Kabupaten Purworejo. Parenting merupakan program kerja DWP yang dimotori oleh Bidang Pendidikan. Tujuannya untuk memberikan pemahaman tentang cara menggali potensi untuk mewujudkan jati diri dan meningkatkan kualitas pribadi anggota DWP agar menjadi lebih meningkat  ke arah positif.

Berita Terpopuler

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano
News

Bupati Anjangsana ke Desa-Desa di Loano

Kamis, 22 Agustus 2019

Ditengah kesibukan dan jadwalnya yang padat, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM kembali menyempatka....


Upacara peringatan HUT ke 74 RI Di Purworejo Berlangsung Khidmat
News

Upacara peringatan HUT ke 74 RI Di Purworejo Berlangsung Khidmat

Rabu, 21 Agustus 2019

Upacara peringatan HUT ke 74 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Purworejo dipusatkan di Alun-alun ....


Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah
News

Diikuti 51 Kelompok, Karnaval Umum Berlangsung Meriah

Rabu, 21 Agustus 2019

Karnaval umum berlangsung meriah