News

Kaligesing Gerakkan Masyarakat Tolak Narkoba

Selain menggelar sholawat bersama, Kecamatan Kaligesing juga melakukan gerakan menolak segala bentuk narkoba. Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan tahun baru Islam 1440 Hiriyah itu, di buka Camat Kaligesing Bagas Adi Karyanto SSos MSi  di halaman Kecamatan Kaligesing kemarin. Hadir Kesbangpol Kabupaten Purworejo, Kemenag Purworejo, Forkopimca, Ulama, Tokoh lintas agama, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, dan instansi terkait.

 

Menurut Camat Bagas Adi Karyanto, peringatan tahun baru Islam 1440 Hijriyah ini diisi dengan berbagai kegiatan yakni bersholawat yang menghadirkan grup hadroh laki-laki se Kecamatan Kaligesing, pengajian, pemberian santunan kepada 135 anak yatim, sosialisasi bela negara cinta NKRI dari Kesabangpol, dan sosialisasi cegah narkoba dari Ansor Kabupaten Purworejo.

 

Peringatan Tahun baru Islam ini lanjut Bagas, sebagai upaya untuk memakmurkan syiar Islam, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh SWT, juga mempererat tali persaudaraan seluruh masyarakat Kaligesing. Sehingga peran masyarakat dalam mendukung pembangunan, akan selaras dan sejalan sesuai harapan masyarakat Kaligesing untuk kesehateraan masyarakat. Rangkaian kegiatan di Kaligesing ini merupakan kerjasama antara semua desa, pemerintah kecamatan, Koramil, Polsek, jajaran OPD, BUMN, BUMD, partisipasi ulama, jajaran MWC NU beserta anak orgoanisasnya, dan semua masyarakat Kaligesing.  

 

Bagas sangat mengapresiasi, terkait pencegahan narkoba mengingat narkoba merusak masa depan bangsa. Meski Kaligesing wilayahnya agak jauh dari kota namun bisa saja barang haram berupa narkoba itu menyelinap. Tentu upaya pencegahan harus terus digencarkan sampai ke titik wilayah pinggiran disemua desa. “Kami dengan tegas menolak segala bentuk narkoba di wilayah Kaligesing,” tandas Bagas.

 

Pada kesempatan itu Bagas juga mempromosikan kopi khas Kaligesing yang dikenal dengan Kopi Seplawan. Bahkan tamu disediakan untuk menikmati kopi seplawan. “Ini kreatifitas warga seplawan yang luar biasa hingga meracik kopi enak. Kalau sudah mencoba pasti akan mencari lagi karena memiliki rasa yang unik, rasanya enak juga ada asamnya. Lebih baik minum kopi Seplawan Kaligesing daripada narkoba,” harap Bagas yang langsung diapresiasi tamu dengan menikmati kopi.

 

 Sementara itu narasumber Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Haekal dalam paparannya, pentingnya pencegahan narkoba seawal mungkin. Selain pencegahan narkoba lanjut Haekal, Baanar sebagai pemuda harus mempunyai pola pikir konsensus nasional tentang bangsa ini turut mempertahankan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Kebinekaan. Juga menyebarkan ajaran Islam yang Rahmatan Lil’Alamin.

 

Dikatakan, GP Ansor memiliki Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) yang sudah dideklarasikan pada 2017 lalu. Sehingga selalu melakukan sosialisasi gerakan tolak narkoba, minimal pada level pencegahan. “Disamping pencegahan narkoba di internal pengurus, anggota, dan keluarga, juga merambah ke masyarakat luas terutama kaum muda,” jelasnya.

 

Menurut Haikal, dalam hal narkoba kita tidak boleh lengah karena biasanya pergerakannya tertutup, dengan berbagai modus. Untuk itu pencegahan harus dilakukan semua pihak, tidak hanya ormas, tapi aparat, pemrintah dan semua elemen masyarakat. “Kami akan ikut memberikan informasi, jika ada peredaran gelap narkoba,” jelasnya. 

Berita Terpopuler

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi
News

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi

Selasa, 18 Juni 2019

pemerintahan


Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa
News

Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa

Rabu, 19 Juni 2019

pemerintahan


Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja
News

Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja

Senin, 24 Juni 2019

pemerintahan