News

Purworejo Dikagumi Tim Provinsi

Kabupaten Purworejo masuk dalam jajaran enam kabupaten kota terbaik se Provinsi Jawa Tengah dalam program TNI Manunggal KB Kesehatan. Salah satu desa yang menjadi andalan untuk dinilai yakni Desa Ketawangrejo Kecamatan Grabag. Tim penilai lomba TNI Manunggal KB Kesehatan dari Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Mayor Infanteri May Artantyo mengaku kagum dengan Purworejo.

Tim penilai yang berjumlah empat orang tersebut, diterima Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Dandim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Muchlis Gasim SH MSi, Kepala Dinsosdukkbpppa Dr Kuswantoro MKes, Camat Grabag Ahmad Zainudin SIP, Polres, dan dinas instansi terkait. Pelaksanaan penilaian pada Rabu kemarin (5/9) di Ketwangrejo.

Wabup Yuli Hastuti mengatakan, program Keluarga Berencana sangat erat hubungannnya dalam pengendailan pertumbuhan penduduk guna mewujudkan keluarga kecil, bahagia, sehat dan sejahtera. Program TNI Manunggal KB Kesehatan merupakan salah satu bentuk kontribusi TNI, BKKBN, dan mitra kerja lainnya untuk membangun kependudukan Indonesia agar tumbuh seimbang sesuai daya dukung yang tersedia.

Dikatakan, program TNI Manunggal KB Kesehatan ternyata sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Hal ini terbukti di Desa Ketawangrejo, yang kini telah berubah menjadi desa yang cukup maju, dan mulai meninggalkan predikat yang disandang sebelumnya sebagai desa yang masuk dalam kategori desa miskin.

Sejak dicanangkan sebagai Kampung KB, lanjut Yuli Hastuti Ketwangrejo sudah  banyak kemajuan. Kondisi ini tidak terlepas dari kiprah dan kreativitas masyarakat desa, serta dukungan dari Pemerintah Desa yang telah menganggarkan APBDes untuk mendukung program tersebut. “Akhirnya, kami semua berharap tim penilai bisa menemukan berbagai keunggulan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal KB Kesehatan di Desa Ketawangrejo. Sehingga wakil Kabupaten Purworejo, bisa menjadi juara dan mampu meraih prestasi saat mewakili Jawa Tengah pada level yang lebih tinggi lagi,” tutur Yuli Hastuti.

Dandim Muhclis Gasim mengatakan, semakin bertambahnya jumlah penduduk dengan ketersediaan sumberdaya alam yang tetap, menjadikan pemikiran bersama untuk dapat mengendalikan. Maka program TNI Manunggal KB Kesehatan merupakan upaya untuk mensejahterakan masyarakat. Utamanya memikirkan anak-anak kita mempunyai jaminan hidup layak menjadi manusia yang unggul, warisan kita dimasa depan.

 “Oleh karena itu perlunya kita bersama-sama masyarakat mensukseskan Keluarga Berencana. Ini agar disikapi dengan baik apalagi tujuannya supaya anak menjadi generasi yang cerdas dan hidup sejahtera. Punya anak laki-laki maupun perempuan sama saja, disyukuri anugerah Alloh SWT. Seperti saya punya dua anak semuanya laki-laki,” tandas Muhclis Gasim.

Ketua Tim penilai Mayor Infanteri May Artantyo menyampaikan kekagumannya dengan kesenian tradisional seperti gejog lesung dan partisipasi masyarakat dalam penilaian ini. Dikatakan tujuan penilaian untuk melihat kondisi secara langsung baik dari sinerginya dalam mengelola program ini, data dukung, maupun kepesertaan masyarakatnya dalam ber KB. Selain pseserta KB aktif juga pentingnya mengajak Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menjadi peserta KB baru.

“Sehingga harapannya PUS yang mengikuti KB dengan menggunakan alat kontrasepsi, akan semakin bertambah. Tentunya diri sendiri dulu sebelum berbicara ke lainnya, seperti logo KB yang baru menunjukkan dua jari kearah diri sendiri. Juga masuk dalam penilaian terkait pembinaan Posyandu, keluarga balita, keluarga remaja, keluarga lansia dll,” ujar May Artantyo.

Sementara itu Kades Supriyanto memaparkan sekilas tentang pelaksanaan program tersebut, meliputi jumlah peserta KB aktif mencapai 516 aseptor dari 682 PUS untuk 2016. Sedangkan peserta KB aktif 2017 tercatat 570 aseptor dari 738 PUS. Artinya ada kenaikan kepesertaan KB sebesar 2 persen dari 75 persen menjadi 77 persen. Demikian juga tingkat ekonomi, kesehatan, pengelolaan potensi desa mengalami peningkatan.

“Terkait data administarsi dan data dukung ada  di rumah data, bahkan tidak hanya data program TNI KB Kes namun semua data desa lengkap. Sehingga memudahkan untuk mencari data yang dibutuhkan termasuk dalam perencanaan pembangunan desa,” jelasnya.

 

 

Berita Terpopuler

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi
News

Kampung KB Candisari Jadi Percontohan Tingkat Provinsi

Selasa, 18 Juni 2019

pemerintahan


Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa
News

Loano Launching Klinik Konsultasi Dana Desa

Rabu, 19 Juni 2019

pemerintahan


Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja
News

Siltap Akan Dibarengi Pengawasan Kinerja

Senin, 24 Juni 2019

pemerintahan